Malu Hamil di Luar Nikah, Ibu Buang Mayat Bayi dalam Kardus di Bogor
Malu Hamil di Luar Nikah, Ibu Buang Bayi di Kardus Bogor

Polisi menangkap seorang wanita berinisial SSA (21) yang diduga membuang mayat bayi dalam kardus di Bogor Utara, Kota Bogor. Pelaku nekat melakukan aksi tersebut karena malu hamil di luar nikah.

Motif Pembuangan Bayi

Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam mengungkapkan bahwa SSA belum menikah dan merasa malu serta takut karena hamil di luar nikah. "(Alasan) karena malu dan takut hamil di luar nikah, yang bersangkutan belum menikah. Berdasarkan pemeriksaan yang bersangkutan belum menikah," kata Imam, Jumat (24/7/2026).

Imam menegaskan bahwa pelaku merupakan ibu dari bayi yang ditemukan tewas dalam kardus di Bogor Utara. Empat saksi yang diperiksa sebelumnya disebut tidak berkaitan dengan perbuatan pelaku. "Itu saksi. Kalau bayi tersebut tidak ada kaitannya. Pelakunya orang lain," kata Imam.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Penemuan Jasad Bayi

Sebelumnya, jasad bayi perempuan ditemukan dalam tas hitam yang dimasukkan ke dalam kardus di pinggir jalan Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Rabu (23/7) malam. Jasad bayi ditemukan oleh warga yang sedang mengangkut barang dan hendak pindah kontrakan.

Polresta Bogor Kota bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam. Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro membenarkan penangkapan tersebut. "Iya benar. Ditangkap sebelum 24 jam, sekarang lagi kita dalamin pemeriksaannya. Senin dirilis," kata Kombes Rio, Jumat (24/7/2026).

Penetapan Tersangka

Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam menambahkan bahwa SSA langsung ditetapkan sebagai tersangka setelah penangkapan. "Terkait perkembangan perkara tersebut sudah ditetapkan TSK berinisial SSA, perempuan, usia 21 tahun. SSA sebagai orang tua bayi," kata Imam.

Polisi masih mendalami pemeriksaan terhadap SSA untuk mengungkap lebih lanjut kasus ini. Pelaku dijerat dengan pasal terkait pembuangan bayi dan pembunuhan anak.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga