Kompas.com – Tren desain dapur sepanjang 2026 menunjukkan pergeseran signifikan dari dominasi warna putih yang selama ini menjadi standar. Ruang dapur kini tidak lagi dipandang sekadar area fungsional, melainkan ruang ekspresi diri bagi penghuni rumah.
Warna Hangat dan Personal Mendominasi
Desainer interior kini banyak menerima permintaan untuk skema warna yang lebih hangat, dalam, dan personal. Warna-warna seperti hijau sage, biru navy, terracotta, dan aksen kayu alami mulai populer menggantikan putih bersih yang dulu menjadi favorit.
Amanda Sinistaj, desainer interior dari Ellwood Interiors, menyebutkan, dapur telah menjadi ruang yang sangat personal. "Klien kami tidak lagi ingin dapur yang steril. Mereka menginginkan ruang yang mencerminkan kepribadian dan gaya hidup mereka," ujarnya.
Dapur sebagai Ruang Ekspresi Diri
Pergeseran ini didorong oleh perubahan pandangan tentang fungsi dapur. Jika sebelumnya dapur hanya tempat memasak, kini dapur menjadi pusat aktivitas keluarga, tempat berkumpul, dan bahkan area untuk menghibur tamu. Oleh karena itu, pemilihan warna dan material menjadi lebih berani.
Menurut survei desain interior tahun 2025, sekitar 68 persen responden menyatakan akan memilih warna dinding dapur yang lebih hangat pada renovasi berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa tren putih minimalis mulai ditinggalkan.
Tips Menerapkan Tren Warna Hangat
Bagi yang ingin mengikuti tren ini, Amanda menyarankan untuk memulai dari elemen kecil seperti backsplash atau lemari dapur. "Anda bisa mulai dengan mengganti cat dinding atau menambahkan aksesori berwarna hangat. Jangan takut bereksperimen," katanya.
Selain itu, material alami seperti kayu, batu alam, dan keramik handmade juga menjadi pilihan utama untuk menciptakan suasana hangat dan organik. Kombinasi warna dan tekstur ini membuat dapur terasa lebih hidup dan nyaman.



