Polisi melakukan penindakan terhadap truk-truk yang parkir sembarangan di tepi Jalan Cakung-Cilincing, Jakarta Timur. Tindakan ini dilakukan karena parkir liar tersebut menyebabkan kemacetan parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Penindakan di Jalan Babek TNI
Salah satu titik penindakan berada di Jalan Babek TNI Cakung-Cilincing, Jakarta Utara. Petugas menemukan truk-truk yang parkir di pinggir jalan hingga area putaran Jakarta Garden City (JGC). Akibatnya, jalan hanya tersisa satu lajur untuk kendaraan lain.
Menurut keterangan TMC Polda Metro Jaya melalui akun X @TMCPoldaMetro, Jumat (24/7/2026), "Sat Lantas Jakut melakukan penindakan kepada pengendara sopir truk yang parkir tidak pada tempatnya, sehingga tidak menimbulkan kepadatan arus lalu lintas."
Pemasangan Barrier di Putaran JGC
Tidak jauh dari lokasi penindakan, petugas juga memasang barrier di area putaran JGC. Barrier ini bertujuan agar truk kontainer yang hendak putar balik berbaris di lajur kanan, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. "Situasi lalu lintas di putaran JGC Jalan Cakung Cilincing Jakut, barrier tetap terpasang sementara yang berputar tetap satu lajur untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas," jelas petugas.
Imbauan Dishub DKI
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI juga turut menindak truk yang parkir di bahu jalan. Petugas di lapangan mengimbau para sopir untuk segera memindahkan kendaraan mereka dan menindak tegas yang melanggar. "Kami mengimbau kepada seluruh pengusaha angkutan dan pengemudi truk trailer untuk selalu memarkirkan kendaraannya di kantong-kantong parkir resmi atau buffer area yang terdekat," kata Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakut di akun Instagram @sudinhub.jakut.
Dishub menegaskan bahwa parkir di bahu jalan pada jalur lintas logistik menyebabkan penyempitan jalan dan menjadi salah satu pemicu utama kecelakaan lalu lintas serta kemacetan. Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan kantong parkir (buffer zone) terdekat di Terminal Barang Tanah Merdeka. "Mari tertib berlalu lintas demi kenyamanan dan keselamatan bersama!" imbau pihak Dishub.



