Komisaris Polisi (Kompol) Bayu Febrianto Prayoga, S.H., S.I.K., M.I.K., resmi menyandang gelar akademik tertinggi dalam sidang terbuka promosi doktor di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)-PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026). Perwira menengah yang merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2009 A ini lulus dengan predikat sangat memuaskan.
Sidang Promosi Doktor Berlangsung Khidmat
Sidang promosi doktor berlangsung khidmat di Gedung STIK-PTIK. Kompol Bayu berhasil mempertahankan disertasi strategisnya di hadapan dewan penguji. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, bernalar kritis, dan berbasis sains.
Kontribusi untuk Transformasi Polri
Melalui riset mendalam yang mengangkat dinamika keamanan kontemporer, lulusan program doktoral ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam transformasi kelembagaan, memperkuat fungsi preventif kepolisian, serta meningkatkan profesionalisme pelayanan di instansi Polri.
Apresiasi dari Ketua STIK Lemdiklat Polri
Ketua STIK Lemdiklat Polri, Irjen Eko Rudi Sudarto, memberikan apresiasi tinggi atas capaian akademik Kompol Bayu. Irjen Eko menekankan bahwa gelar doktor yang diraih bukan sekadar prestise akademis, melainkan amanah besar untuk mengaplikasikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Selamat kepada Kompol Bayu Febrianto Prayoga atas kelulusan dan gelar doktor ilmu kepolisian. Institusi Polri saat ini sangat membutuhkan para pemikir strategis dari generasi muda, seperti alumni Akpol 2009, yang mampu mengawinkan teori akademis dengan realitas taktis di lapangan. Kami berharap pemikiran dalam disertasi ini dapat diaplikasikan untuk mendukung manajemen perubahan, reformasi birokrasi, serta menjawab tantangan kepolisian modern yang semakin kompleks, adaptif, dan humanis," ujar Irjen Eko.
Program Doktoral Ilmu Kepolisian STIK-PTIK
Program Doktoral Ilmu Kepolisian di STIK-PTIK dikenal sebagai wadah penggodokan think tank Polri. Kurikulumnya dirancang secara komprehensif untuk melahirkan perwira yang tidak hanya cakap dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan strategis berwawasan luas dan berbasis data ilmiah.
Budaya Belajar Sepanjang Hayat
Melalui kelulusan ini, Lemdiklat Polri menegaskan pentingnya budaya belajar sepanjang hayat bagi seluruh personel kepolisian. Peningkatan strata pendidikan di tingkat doktoral diharapkan dapat memotivasi seluruh jajaran perwira untuk terus mengembangkan potensi diri secara akademis demi menghadapi dinamika sosial-kemasyarakatan global di masa depan.



