Kulit Tomat Terbelah: Apakah Masih Layak Makan?
Menemukan tomat yang kulitnya terbelah saat dipanen atau baru dibeli memang mengecewakan. Banyak orang langsung ragu apakah tomat tersebut masih aman dikonsumsi atau harus dibuang. Namun, menurut laporan dari Southern Living pada Rabu (22/7/2026), tomat yang terbelah tidak selalu berarti sudah busuk. Dalam banyak kasus, tomat masih aman dimakan selama kerusakannya tidak parah dan belum menunjukkan tanda-tanda pembusukan.
Penyebab Kulit Tomat Terbelah
Kulit tomat terbelah biasanya disebabkan oleh perubahan kadar air yang drastis, misalnya setelah hujan deras setelah musim kering. Tomat menyerap air terlalu cepat sehingga tekanan di dalam buah meningkat dan menyebabkan kulitnya retak. Kondisi ini lebih sering terjadi pada tomat yang matang di pohon.
Kapan Tomat Terbelah Harus Dibuang?
Meskipun umumnya aman, ada kondisi tertentu yang membuat tomat terbelah tidak layak konsumsi. Jika retakan sudah dalam, mengeluarkan cairan keruh, berbau asam, atau terdapat jamur, sebaiknya tomat dibuang. Tanda-tanda pembusukan seperti area lunak, perubahan warna menjadi cokelat kehitaman, atau bau tidak sedap juga menjadi indikasi bahwa tomat sudah tidak aman.
Untuk amannya, potong bagian retakan dan periksa daging buah di sekitarnya. Jika masih segar, tomat bisa digunakan. Namun, jika ada bagian yang lembek atau berubah warna, lebih baik buang seluruh tomat.
Tips Menyimpan Tomat Agar Tidak Mudah Belah
Agar tomat tidak mudah terbelah, simpan pada suhu ruang, hindari paparan sinar matahari langsung, dan jangan dicuci sebelum disimpan. Jika tomat sudah terbelah, segera konsumsi atau simpan di kulkas dalam wadah tertutup untuk memperlambat pembusukan.



