Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: 5 Tewas, 232 Dievakuasi
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: 5 Tewas, 232 Dievakuasi

Dunia pelayaran Indonesia kembali diguncang kabar duka. KM Mutiara Sentosa II, kapal penumpang dengan trayek Surabaya-Makassar, terbakar hebat di perairan utara Pulau Madura pada Minggu (2/8) pagi WIB. Titik kebakaran berada di koordinat 06°30'64'' LS dan 114°00'19'' BT, sekitar 19 nautical miles (NM) di utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Informasi pertama diterima petugas siaga Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Begitu laporan masuk, sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi langsung merapat untuk membantu proses evakuasi. Situasi darurat itu membuat seluruh penumpang dan awak kapal berupaya menyelamatkan diri.

Kapal Meratus Project 3 yang melintas di perairan tersebut melaporkan bahwa KMP Mutiara Sentosa II sudah hampir terbakar habis satu jam setelah laporan resmi diterima Basarnas. Kecepatan api menjalar membuat proses penyelamatan menjadi tantangan besar bagi tim di lapangan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Evakuasi 232 Penumpang, 5 Meninggal Dunia

Hingga Senin (3/8) pagi, tim penyelamat berhasil mengevakuasi 232 penumpang. Dari jumlah itu, 227 orang diselamatkan dalam kondisi selamat, sedangkan 5 orang lainnya meninggal dunia. Angka ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit.

"Korban berhasil dievakuasi, selamat 227 dan meninggal dunia 5," kata Nanang Sigit dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Evakuasi berlangsung dengan melibatkan 9 kapal penolong, salah satunya KN SAR 249 Permadi. Kapal-kapal tersebut bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi dari Basarnas dan instansi terkait. Para korban yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke titik kumpul untuk mendapatkan pendataan serta perawatan.

Basarnas terus memperbarui data korban hingga Senin pagi. Proses evakuasi dilakukan dari kapal yang masih mengapung di tengah laut, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan tim penyelamat.

Pernyataan Menhub: Kapal Tidak Tenggelam

Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung kondisi KMP Mutiara Sentosa II di Gapura Surya Nusantara, Pelindo Sub Regional III, Tanjung Perak, Surabaya, pada Senin (3/8/2026). Menhub memastikan bahwa kapal tidak tenggelam meski sempat terbakar hebat.

"Kondisi kapal tidak tenggelam. Hanya terbakar saja dan masih mengapung. Tetapi api sudah padam. Mungkin masih ada asap yang ada di dalam," kata Dudy.

Pernyataan tersebut meredakan kekhawatiran adanya kapal yang karam di perairan tersebut. Namun demikian, insiden ini tetap menjadi peringatan keras bagi pengelola transportasi laut. Kebakaran di atas kapal yang membawa puluhan penumpang menunjukkan pentingnya standar keselamatan yang ketat.

Sorotan atas Sistem Keselamatan Pelayaran

Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan di dunia pelayaran Indonesia. Pertanyaan besar pun muncul: mengapa peristiwa serupa masih terus terjadi, dan sejauh mana sistem keamanan pelayaran nasional bekerja melindungi penumpang?

detikSore, program live streaming berita detikcom, mengangkat isu ini secara mendalam. Siaran hari ini secara khusus mengikuti perkembangan terbaru evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, termasuk laporan langsung dari jurnalis detikJatim.

Pemirsa dapat menyaksikan detikSore setiap Senin hingga Jumat pukul 15.30-18.00 WIB di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Komentar serta pertanyaan bisa disampaikan melalui kolom live chat yang tersedia selama program berlangsung.

Dengan tagline "Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!", program ini berkomitmen menyajikan informasi yang lebih dari sekadar berita ringan. Pemirsa diajak menyelami akar masalah dan mencari solusi atas persoalan keselamatan pelayaran di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga