Pangeran William menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya pendaki gunung ternama Nirmal Purja dalam peristiwa longsoran salju di Broad Peak, Pakistan, pada Kamis (30/7/2026). Purja yang akrab disapa Nims memimpin tim ekspedisi beranggotakan sepuluh orang ketika longsoran salju menerjang tim pada sekitar tengah hari.
Broad Peak merupakan gunung dengan ketinggian 8.051 meter yang berada di Pegunungan Karakoram. Gunung ini tercatat sebagai gunung tertinggi ke-12 di dunia. Kawasan Karakoram sendiri dikenal sebagai salah satu rangkaian pegunungan paling ekstrem di Asia, dengan medan berbatu, gletser besar, serta cuaca yang cepat berubah.
Alpine Club: Tidak Ada yang Selamat
Alpine Club of Pakistan dalam laporannya menyatakan bahwa tidak ada anggota kelompok pendakian yang selamat. Seluruh rombongan yang di dalamnya terdapat Nirmal Purja dilaporkan menjadi korban longsoran salju di Broad Peak. Kabar ini menjadi duka berat bagi keluarga dan rekan-rekan pendaki.
Longsoran salju merupakan salah satu bencana yang paling ditakuti dalam ekspedisi gunung tinggi. Lapisan salju yang tidak stabil dapat runtuh secara tiba-tiba ketika permukaannya terganggu oleh pergerakan pendaki. Faktor seperti suhu, angin, dan kondisi gletser sangat memengaruhi potensi terjadinya longsoran di wilayah seperti Karakoram.
Broad Peak termasuk gunung dengan tingkat kesulitan tinggi di kawasan Karakoram. Jalur pendakiannya membentang melalui gletser dan tebing es yang tidak stabil. Para pendaki membutuhkan waktu lama untuk melakukan aklimatisasi sebelum akhirnya mencoba mencapai puncak. Meskipun bukan gunung tertinggi di dunia, kondisi medannya tetap mengancam keselamatan siapa pun yang mencoba menaklukkannya.
Elite Exped Pastikan Wafatnya Purja
Kabar meninggalnya Nirmal Purja kemudian diperkuat oleh Elite Exped, perusahaan ekspedisi yang turut didirikan oleh Purja. Perusahaan tersebut mengonfirmasi bahwa pendaki ternama itu telah meninggal dunia akibat longsoran salju. Konfirmasi ini mengakhiri ketidakpastian setelah laporan awal dari Alpine Club of Pakistan.
Nirmal Purja dikenal sebagai sosok berpengalaman di dunia pendakian gunung. Ia tidak hanya berperan sebagai pendiri Elite Exped, tetapi juga aktif memimpin ekspedisi-ekspedisi berisiko tinggi. Kepergiannya meninggalkan jejak besar bagi komunitas pendaki profesional dan perusahaan yang ia bangun bersama rekannya.
Sebagai pemimpin tim, Purja bertanggung jawab atas keselamatan seluruh rombongan. Ia juga menjadi contoh bagi pendaki lain dalam hal keberanian dan ketekunan menghadapi tantangan alam. Kepribadiannya yang tenang dan pengalamannya yang luas membuat banyak orang percaya pada keputusan-keputusannya di gunung. Kehilangan seorang tokoh seperti Purja tentu sangat terasa, terutama bagi mereka yang pernah mendaki bersamanya.
Duka dari Pangeran William
Pangeran William menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Purja. Ungkapan duka itu datang dari kalangan kerajaan Inggris sekaligus menunjukkan betapa pentingnya sosok Purja di mata dunia. Belasungkawa ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap dedikasi seorang pendaki yang telah menaklukkan banyak puncak dunia.
Peristiwa di Broad Peak ini kembali mengingatkan bahwa ekspedisi gunung tinggi selalu menyimpan risiko besar. Keberhasilan seorang pendaki tidak terlepas dari dukungan tim dan keberuntungan menghadapi kondisi alam yang keras. Bagi keluarga, kerabat, dan komunitas pendakian internasional, musibah ini adalah kehilangan yang sangat mendalam.
Musibah ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pegiat pendakian untuk selalu memperbarui informasi tentang kondisi cuaca dan salju sebelum berangkat. Alat penunjang seperti avalanche transceiver, probe, dan sekop salju sebaiknya selalu dibawa, dan setiap anggota tim perlu memahami prosedur penyelamatan bila longsoran terjadi. Kesadaran akan risiko ini yang kerap membedakan ekspedisi yang berhasil dari yang berakhir tragis.
Semangat Nirmal Purja dalam menjalankan ekspedisi akan terus dikenang. Pengorbanan dan kecintaannya pada gunung menjadi inspirasi bagi banyak pendaki muda. Belasungkawa dari berbagai pihak, termasuk Pangeran William, menjadi tanda bahwa nama Purja akan selalu dikenang dalam sejarah pendakian gunung dunia.



