Besi Hydrant Damkar Dicuri, Pramono Minta Pelaku Ditindak Tegas
Hydrant Damkar Dicuri, Pramono Minta Pelaku Ditindak

Video yang memperlihatkan besi hydrant milik pemadam kebakaran (Damkar) dicuri di Duren Sawit, Jakarta Timur, viral di media sosial. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons cepat dengan meminta pelaku pencurian tersebut ditindak tegas.

Dilihat detikcom pada Jumat (31/7/2026), dalam video yang beredar, hydrant itu tampak tidak memiliki penutup maupun kopling sambungan. Bagian atasnya terbuka sehingga air mengalir deras dan meluber ke jalan. Setelah video menyebar, petugas Damkar datang untuk menutup aliran dan mengamankan lokasi.

Pramono: Pencurian Bukan Hanya di Duren Sawit

Pramono mengatakan, peristiwa serupa ditemukan di beberapa titik lain di Jakarta. Selain di taman, pencurian juga terjadi pada hydrant di bangunan tertentu. Ia menegaskan sudah meminta jajaran terkait untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Memang benar ada di beberapa taman dan juga bangunan yang hidrannya diambil. Kebetulan saya sudah melihat itu dan saya sudah meminta kepada Satpol PP dan dinas terkait terutama untuk Damkar, maka yang seperti itu harus tetap dimonitor, dijaga," ujar Pramono kepada wartawan di Banten, Jumat (31/7/2026).

Satpol PP dan Damkar Diminta Siaga

Menindaklanjuti aduan yang viral, Pramono meminta Satpol PP dan dinas terkait memperketat pengawasan di lokasi-lokasi yang memiliki fasilitas hydrant. Pengawasan itu, menurutnya, harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, bukan hanya ketika ada laporan masuk.

Koordinasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan juga diperlukan untuk memeriksa kondisi seluruh hydrant di wilayah DKI Jakarta. Jika ada komponen yang hilang atau rusak, harus segera diganti agar alat pemadam kebakaran siap digunakan setiap saat.

Penindakan Hukum untuk Efek Jera

Pramono menegaskan bahwa pelaku pencurian besi hydrant harus diproses hukum. Langkah ini diambil agar ada efek jera serta mencegah aksi serupa terulang di masa mendatang. Ia juga menyebut air yang meluap akibat hydrant rusak sempat ditangani petugas dan akhirnya bisa ditutup.

"Kemarin kebetulan memang airnya sempat meluap tapi akhirnya kan segera ditutup. Jadi saya memang mengharapkan betul dan saya meminta aparat penegak hukum dan juga dinas terkait untuk mengambil tindakan tegas terhadap hal tersebut," tutupnya.

Mengapa Hydrant Penting bagi Keselamatan Publik

Hydrant merupakan sarana vital dalam penanggulangan kebakaran. Keberadaannya menentukan kecepatan petugas dalam mendapatkan pasokan air saat darurat. Jika hydrant dicuri atau dirusak, risiko kebakaran meluas menjadi lebih besar karena petugas harus mencari sumber air lain yang lebih jauh.

Selain mengganggu fungsi pemadaman, pencurian komponen hydrant juga membuang air bersih dalam jumlah besar. Dalam video yang beredar, air terlihat menggenangi jalan dan berpotensi membuat jalan licin bagi pengendara. Hal ini menambah dampak negatif dari aksi pencurian yang terlihat sederhana tetapi merugikan banyak pihak.

Pengamanan dan Partisipasi Warga

Kasus ini menjadi pengingat bahwa fasilitas publik membutuhkan pengawasan bersama. Warga yang melihat orang mencurigakan di sekitar hydrant atau fasilitas umum lainnya diharapkan segera melapor kepada petugas. Dengan begitu, tindakan serupa bisa dicegah sebelum menimbulkan kerugian lebih besar.

Pramono sebelumnya juga meminta pihak swasta yang menimbun sampah di ruang terbuka hijau (RTH) Penjaringan untuk diproses hukum. Langkah-langkah tegas ini menunjukkan keseriusan pemerintah DKI Jakarta dalam menjaga fasilitas umum dan aset daerah.

Perlunya Langkah Lanjutan

Pramono mengingatkan bahwa penanganan kasus ini tidak berhenti pada penindakan pelaku. Dinas terkait juga diminta memperbaiki hydrant yang rusak agar fungsinya pulih. Penggantian komponen yang hilang harus dilakukan sesegera mungkin, terutama untuk hydrant yang berada di dekat permukiman padat.

Selain itu, pendataan seluruh hydrant di Jakarta perlu diperbarui. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat mengetahui titik mana saja yang rawan pencurian dan memprioritaskan pengamanannya. Langkah ini diharapkan dapat mencegah kerugian serupa di kemudian hari.

Kesiapsiagaan Damkar sangat bergantung pada kondisi peralatan di lapangan. Hydrant yang lengkap dan berfungsi baik membantu petugas memadamkan api lebih cepat. Oleh karena itu, setiap laporan tentang hydrant hilang atau rusak harus segera ditindaklanjuti agar tidak membahayakan warga.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Pramono juga menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap fasilitas umum. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah bekerja sama menjaga sarana keselamatan di ibu kota.