Aliran Sungai Ciliwung di Kampung Pulo Geulis, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mengalami surut yang signifikan akibat kemarau panjang yang melanda. Fenomena ini mengubah wajah sungai yang kerap menjadi momok banjir saat musim hujan menjadi area bermain anak-anak.
Pantauan detikcom pada Minggu (2/8/2026) memperlihatkan debit air sungai menyusut drastis. Dasar sungai yang biasanya terendam kini tampak jelas, dengan barisan batu-batu besar berserakan di sepanjang aliran. Di tengah sungai yang dangkal, sejumlah anak terlihat asyik bermain batu dan berenang. Sementara di sisi lain, para pemuda menerbangkan layangan di atas aliran yang menyusut.
Orang tua tampak berjejer di jembatan gantung dan teras rumah pinggir sungai, mengawasi buah hati mereka. Sesekali mereka berteriak mengingatkan anak-anak yang berlarian di antara bebatuan besar.
Dua Bulan Kemarau, Ciliwung Surut Drastis
Yana (52), warga Pulo Geulis, mengungkapkan bahwa kondisi surut ini sudah berlangsung sekitar dua bulan lebih. Selama periode tersebut, hujan hanya turun dua kali namun tidak mampu mengembalikan debit air sungai.
"sekitar dua bulan lebih ya, sampai sekarang (Sungai Ciliwung surut). Ada sih itu kemarin-kemarin, baru dua kali hujan. Iya, selama dua bulan. Air tetap begini kondisinya (surut)," kata Yana saat ditemui di Kampung Pulo Geulis.
Ia menambahkan, kondisi ini menjadi berkah tersendiri bagi anak-anak. Mereka akhirnya memiliki ruang bermain yang luas di tengah alam. "Makanya ini jadi tempat main anak-anak, ada yang main layangan tuh disana. Terus ini anak-anak berenang, kalau kondisinya normal sih nggak ada yang berani (berenang), orang tuanya juga pasti ngelarang," imbuh Yana.
Keuntungan dan Kewaspadaan Warga
Nandar, warga lainnya, menilai surutnya Ciliwung menguntungkan anak-anak karena mengurangi kebiasaan bermain di pinggir jalan yang rawan kecelakaan. "Kalau menurut saya, keuntungan juga buat anak-anak. Jadi pertama mereka jadi nggak main di pinggir jalan, karena takut ketabrak (kendaraan) juga kan," kata Nandar.
Menurut Nandar, warga tetap mengawasi anak-anak saat bermain di sungai karena risiko musibah selalu ada. "Kalau (main) di sungai sih memang kita tetap sedikit waspada, karena kita kan nggak tau juga ya musibah kapan terjadinya, jadi tetap kita pantau. Jadi aman untuk anak-anak, dibanding main di pinggir jalan," sambungnya.
Warga yang berkumpul di sekitar jembatan gantung mengaku senang melihat anak-anak lebih aktif bergerak dibandingkan menghabiskan waktu dengan ponsel. Namun, mereka tidak mengendurkan pengawasan karena arus sungai bisa berubah sewaktu-waktu, terutama jika hujan turun di kawasan hulu.
Pulo Geulis, Kampung Unik di Tengah Sungai Ciliwung
Kampung Pulo Geulis merupakan salah satu permukiman unik di Kota Bogor. Wilayah ini berada di tengah aliran Sungai Ciliwung, sehingga aksesnya hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor melintasi jembatan gantung.
Keunikan ini menjadikan Pulo Geulis sebagai tujuan wisata alternatif di Bogor. Meski terletak di bantaran sungai, kampung ini memiliki tata ruang yang rapi dengan rumah-rumah warna-warni yang menjadi latar menarik bagi wisatawan. Saat musim kemarau, pengunjung bahkan bisa berjalan di dasar sungai yang biasanya terendam air.
Ciliwung dan Paradoks Musim
Sungai Ciliwung dikenal memiliki fluktuasi debit yang ekstrem. Pada musim hujan, alirannya kerap meluap dan menyebabkan banjir di sejumlah daerah, termasuk Jakarta dan sekitarnya. Namun pada musim kemarau, alirannya menyusut drastis hingga memperlihatkan dasar sungai yang penuh sedimentasi.
Fenomena ini menjadi perhatian warga karena memengaruhi aktivitas sehari-hari. Surutnya sungai memang memberikan ruang bermain baru, tetapi warga tetap waspada terhadap potensi bahaya jika debit air tiba-tiba naik, terutama saat hujan deras melanda kawasan hulu.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi Sungai Ciliwung di Pulo Geulis masih surut. Warga berharap musim hujan segera tiba agar aliran sungai kembali normal dan ekosistemnya pulih, sekaligus mengurangi risiko kekeringan di tengah kemarau yang berkepanjangan.



