Kategori : Diplomasi


Hubungan AS-India Retak, Trump Jadi Sorotan

Hubungan AS-India memburuk setelah Trump menyebut India 'lubang neraka'. Tarif 50% dan komentar kontroversial memicu ketegangan diplomatik dan pergeseran sentimen publik India.

Trump Kecewa dengan Proposal Iran Lewat Pakistan

Presiden AS Donald Trump mengaku tidak puas dengan proposal baru Iran yang disampaikan melalui mediator Pakistan, karena lebih fokus pada Selat Hormuz dan penghentian perang daripada masalah nuklir.

Trump Tak Puas dengan Proposal Iran soal Selat Hormuz

Presiden AS Donald Trump tidak puas dengan proposal Iran untuk membuka Selat Hormuz. Simak juga berita internasional lainnya: UEA kecam negara Teluk, Israel larang pendakwah, tentara Israel menjarah di Lebanon, dan Putin dukung Iran.

Iran: AS Tak Bisa Lagi Mendikte Negara Lain

Iran menegaskan AS tidak lagi berhak mendikte negara lain. Pernyataan ini muncul saat Washington mempertimbangkan proposal baru Iran tentang pembukaan blokade Selat Hormuz.

Kanselir Jerman: Iran Mempermalukan AS

Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan Iran mempermalukan AS dalam konflik yang berlangsung. Ia juga menyoroti dampak ekonomi perang terhadap Jerman dan perlunya kepemimpinan UE.

Menlu Iran di Rusia Bahas Konflik AS-Israel

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Rusia untuk bertemu Putin guna mendorong diplomasi akhiri konflik dengan AS dan Israel. Kunjungan ini perkuat koordinasi Teheran-Moskwa.

Iran Kirim Proposal Baru ke AS soal Selat Hormuz

Iran mengirim proposal baru ke AS melalui mediator Pakistan, berisi rencana pembukaan kembali Selat Hormuz dan penundaan negosiasi nuklir. Presiden Trump dijadwalkan membahas konflik ini dengan tim keamanan nasional.

Trump: Iran Bisa Telepon AS Jika Ingin Negosiasi

Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran dapat menghubungi AS kapan pun jika ingin melanjutkan negosiasi untuk mengakhiri perang. Hal ini disampaikan setelah kunjungan utusan khusus AS ke Pakistan dibatalkan.

Salah Terjemahan 'Reset' Memalukan AS-Rusia

AS pernah salah menerjemahkan kata 'reset' ke bahasa Rusia saat pertemuan diplomatik dengan Menlu Lavrov pada 2009. Kesalahan ini memicu tawa dan jadi bahan olok-olok media Rusia.

Page 3 of 76
Banner sticky mobile Pickt — logo, tagline dan tombol CTA