Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatat sejarah dengan terpilihnya Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., sebagai rektor perempuan kedua dalam sejarah kampus ini. Beliau resmi menjabat untuk periode 2024-2029, menggantikan Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU, ASEAN Eng.
Latar Belakang Pendidikan
Ova Emilia lahir di Yogyakarta pada 17 Mei 1964. Ia menyelesaikan pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran UGM pada tahun 1990. Gelar Master of Medical Education (M.Med.Ed.) diraih dari University of Dundee, Skotlandia, pada tahun 1997. Ia kemudian melanjutkan studi doktoral (Ph.D.) di University of Queensland, Australia, dan lulus pada tahun 2004. Selain itu, ia juga menyandang gelar spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG(K)) dari UGM.
Karier Akademik dan Organisasi
Sebelum menjadi rektor, Ova Emilia menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM periode 2016-2024. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi profesi, seperti Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dan Asosiasi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI). Di tingkat internasional, ia terlibat dalam World Federation for Medical Education (WFME).
Prestasi dan Kontribusi
Ova Emilia dikenal sebagai sosok yang mendorong inovasi dalam pendidikan kedokteran. Ia berperan dalam pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan penggunaan teknologi simulasi dalam pembelajaran. Ia juga aktif dalam penelitian tentang kesehatan ibu dan anak, serta pendidikan kedokteran. Beberapa penghargaan yang pernah diraihnya antara lain Satyalancana Karya Satya 30 tahun dari Presiden RI.
Visi dan Misi sebagai Rektor
Dalam pidato pelantikannya, Ova Emilia menyampaikan visi untuk menjadikan UGM sebagai universitas riset yang unggul dan berdaya saing global, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dan penguatan inovasi. Program prioritasnya meliputi peningkatan kualitas riset, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan tata kelola universitas.
Reaksi dan Harapan
Berbagai pihak menyambut positif terpilihnya Ova Emilia sebagai rektor. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, memberikan apresiasi atas komitmennya dalam memajukan pendidikan tinggi. Para mahasiswa dan dosen berharap kepemimpinan Ova Emilia dapat membawa UGM semakin maju dan inklusif.
Dengan pengalaman dan dedikasinya, Prof. Ova Emilia diharapkan mampu membawa UGM ke level yang lebih tinggi, baik di kancah nasional maupun internasional.



