Seorang pria bernama Cucu Yusuf, warga Kampung Sindangkasih, Desa Singasari, Kecamatan Taraju, Tasikmalaya, menjadi korban amuk massa setelah disangka sebagai begal. Padahal, pria tersebut baru saja mengalami kecelakaan tunggal di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya. Insiden ini terjadi pada Senin, 27 Juli 2026, dan menjadi viral di media sosial.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan rekaman video yang beredar, Cucu Yusuf yang mengendarai pikap mengalami kecelakaan tunggal. Setelah kecelakaan, ia berusaha menghentikan pengendara lain untuk meminjam kendaraan. Namun, perilakunya dinilai tidak wajar. Dalam potongan video lain, seorang pengemudi minibus mengaku bahwa Cucu Yusuf memaksa ingin mengambil alih kemudi mobilnya. Saksi mata di lokasi, Ujang, menyebutkan bahwa Cucu Yusuf melempari warga yang hendak menolong dengan batu. Ujang menduga bahwa Cucu Yusuf dalam kondisi mabuk, yang memicu kemarahan massa di sekitar lokasi kejadian.
Polisi Meluruskan Informasi
Menanggapi video viral tersebut, Kapolsek Bojonggambir Iptu Agus menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan lalu lintas dan tidak ada unsur tindak pidana pencurian dengan kekerasan. "Bukan begal, tidak ada peristiwa pembegalan. Sudah dipastikan karena anggota langsung turun tangan," tegas Iptu Agus. Polisi telah memeriksa lokasi kejadian dan memastikan bahwa Cucu Yusuf adalah korban kecelakaan, bukan pelaku kejahatan.
Dampak dan Pelajaran
Insiden ini menyoroti bahaya main hakim sendiri dan pentingnya verifikasi informasi sebelum bertindak. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh situasi yang mencurigakan, melainkan melaporkan kepada pihak berwenang. Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa kondisi psikologis atau fisik seseorang setelah kecelakaan dapat memicu perilaku yang tidak biasa. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut, dan Cucu Yusuf telah mendapatkan penanganan medis.



