Catar Raih Skor Lari Tertinggi di Seleksi Akpol 2026
Catar Raih Skor Lari Tertinggi di Seleksi Akpol

Jonathan Putra Siregar, calon taruna (catar) asal Polda Kalimantan Tengah, berhasil meraih skor lari tertinggi dalam tes kesamaptaan jasmani Seleksi Tingkat Pusat Akademi Kepolisian (Akpol) 2026. Dalam waktu 12 menit, ia mampu menempuh jarak 3.575 meter, mengungguli ratusan peserta lainnya. Tes tersebut digelar di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah.

Latihan Mandiri Tanpa Pelatih

Jonathan mengaku mempersiapkan diri secara mandiri untuk menghadapi seleksi ini. "Saya latihan lari mandiri, tidak ada yang melatih," ujarnya kepada detikcom pada Senin (27/7/2026). Meskipun tanpa bimbingan khusus, dedikasinya dalam berlatih terbukti membuahkan hasil yang gemilang.

Selain tes lari, Jonathan juga meraih nilai Tes Potensi Akademik (TPA) 72 dan Tes Bahasa Inggris 82. Kedua nilai tersebut tergolong tinggi mengingat standar soal ujian setingkat olimpiade. "Bahasa Inggris saya belajar dari internet dan ikut bimbingan belajar online," tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perjalanan Seleksi Sebelum Akpol

Sebelum mendaftar Akpol, Jonathan mengikuti seleksi taruna Akademi TNI pada tahun sebelumnya. Ia berhasil menembus seleksi tingkat pusat, namun nilai akhir 42 membuatnya tersingkir. Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga untuk terus berbenah.

Menurut Jonathan, proses seleksi Akpol berjalan akuntabel dan transparan. Ia bersyukur dapat mengikuti seleksi hingga tingkat pusat dengan hasil yang memuaskan. "Firstly, I wanna thank God Almighty and thank you for the Police Academy 2026 selection. Sejauh ini seleksi berjalan sangat bagus, penuh akuntabilitas dan transparansi. Semua nilai transparan," ungkapnya. Ia menambahkan, "In your life, you should always work hard and pray hard. But one thing for sure, always trust God for everything because without God you are absolutely nothing."

Apresiasi dari Asisten Kapolri

Sementara itu, Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar menyatakan bahwa tes kesamaptaan merupakan tahapan krusial untuk mengukur kesiapan fisik calon taruna. Menurutnya, seleksi tidak hanya menguji kecerdasan akademik, tetapi juga kesehatan fisik, mental, dan kepribadian.

"Selain kepintaran, kesehatan luar dan dalam juga dites. Psikologi juga diperiksa, apakah mentalnya kuat, sedang menghadapi tekanan atau tidak. Yang paling penting dia memiliki jiwa penolong masyarakat," kata Anwar.

Capaian Peserta Meningkat Signifikan

Irjen Anwar mengungkapkan bahwa capaian peserta pada tes lari tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Yang luar biasa dan saya sangat salut, ada 20 peserta yang mampu berlari 3.200 meter dalam waktu 12 menit. Bayangkan kekuatan fisiknya. Artinya mereka benar-benar serius mempersiapkan diri," ujarnya.

Pencapaian Jonathan menjadi sorotan karena mampu melampaui rata-rata peserta dengan jarak tempuh 3.575 meter. Hal ini menegaskan bahwa persiapan fisik yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi seleksi ketat Polri.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga