Geger Mayat Bayi Perempuan dalam Kardus di Bogor, Polisi Selidiki
Mayat Bayi Perempuan dalam Kardus di Bogor, Polisi Selidiki

Warga di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor digegerkan dengan penemuan mayat bayi perempuan yang disimpan di dalam kardus. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (22/7/2026) malam di Kampung Tanah Sewa.

Kronologi Penemuan Mayat Bayi

Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo Sutarjo menjelaskan, jasad bayi ditemukan oleh warga yang sedang mengangkut barang untuk pindah rumah. Saat ditemukan, jasad bayi masih lengkap dengan ari-arinya.

"Betul, jadi kejadiannya semalam di Kampung Tanah Sewa, Kelurahannya Ciparigi. Kondisi bayi sudah dalam keadaan meninggal, bayinya ini di dalam tas warna hitam, yang dimasukkan ke dalam kardus, ditemukan di pinggir jalan oleh warga," kata Enjo, Kamis (23/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Setelah angkut-angkut barang, anak Pak Sunardi ini namanya Sandra cek lagi, maksudnya takut ada yang tertinggal. Nah pas cek itu ditemuin tas warna hitam, tas itu ada di dalam kardus, isinya bayi sudah meninggal," imbuhnya.

Bayi Diduga Baru Lahir

Menurut Enjo, bayi berjenis kelamin perempuan dan saat ditemukan masih ada ari-arinya. Berdasarkan keterangan bidan di tempat kejadian perkara (TKP), bayi diperkirakan baru lahir sekitar satu hari.

"Untuk jenis kelamin bayi perempuan dan pada saat ditemukan itu masih ada ari-arinya. Pada saat di TKP itu kan ada bidan juga, menurut bidan bayi diperkirakan baru lahir sekitar satu hari," ujar Enjo.

Penanganan Kasus

Saat ini, kasus temuan jasad bayi tersebut ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bogor Kota. Sementara itu, jasad bayi telah dibawa ke RSUD Ciawi untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab kematian.

"Sekarang bayi di ke RSUD Ciawi mau diautopsi. Kalau kasusnya ditanganinya sama Polresta, sama Unit PPA," kata Enjo.

Polisi masih menyelidiki siapa pelaku pembuangan bayi tersebut. Hingga kini belum ada informasi mengenai identitas pelaku maupun motif di balik perbuatan keji ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga