Kematian Satpam Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Selidiki Dugaan Geng Motor
Kematian Satpam Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Selidiki Dugaan Geng Motor

Polisi terus mendalami kasus kematian Sumarna (43), petugas keamanan yang ditemukan tewas tenggelam di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, dalam kondisi tangan terborgol. Saat ini, penyelidik Polda Jawa Barat fokus menyelidiki dugaan keterlibatan geng motor di balik peristiwa tragis tersebut.

Dugaan Keterlibatan Geng Motor

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengungkapkan bahwa dugaan tersebut muncul setelah sejumlah unggahan di media sosial menampilkan wajah beberapa orang sebelum korban ditemukan tewas. Unggahan itu menjadi petunjuk awal bagi polisi untuk mengarahkan penyelidikan.

"Kami masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah dulu ya, sebelum bukti permulaannya cukup kuat untuk memasukkan yang bersangkutan sebagai tersangka atau tidak," kata Hendra dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Penemuan Korban

Sumarna ditemukan tewas di tepian danau area Tanggul Ubrug, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat (24/7) siang. Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam dinas lengkap dengan kedua tangan terborgol ke belakang. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan kuat bahwa korban menjadi korban kekerasan sebelum akhirnya tenggelam.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kematian, namun autopsi telah dilakukan untuk memperoleh hasil forensik.

Pengumpulan Bukti dan Keterangan Saksi

Polda Jabar telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Hendra menambahkan bahwa penyelidik masih mengumpulkan informasi terkait dugaan keterlibatan geng motor. "Ada informasi yang terkait dengan karena menegur dari kelompok geng motor ini, masih kita dalami, ya. Masih kita selidiki. Apabila nanti ada korelasi dari keterangan-keterangan saksi yang sudah kita periksa ini, nanti akan kita sampaikan," ujarnya.

Polisi juga masih mencari kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar waduk yang dapat memberikan petunjuk tambahan. Sejauh ini, belum ada laporan mengenai barang bukti elektronik yang berhasil diamankan.

Respons Publik dan Tuntutan Transparansi

Kasus ini menarik perhatian publik, terutama setelah beredarnya foto-foto korban di media sosial. Koalisi masyarakat sipil sebelumnya juga mendesak agar kasus kematian Sutrimo (kasus serupa di tempat lain) diusut secara transparan, meskipun belum ada keterkaitan langsung dengan kasus Sumarna. Namun, tekanan publik terus menguat agar polisi mengungkap kasus ini secara terbuka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tersangka yang ditetapkan. Polisi masih menunggu hasil autopsi dan analisis lebih lanjut untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga