Kronologi Percobaan Penculikan Bocah SD di Bogor
Seorang bocah perempuan berusia SD nyaris menjadi korban penculikan di Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Selasa (21/7/2026) siang. Pelaku yang mengendarai sepeda motor berpura-pura menanyakan alamat sebuah sekolah dasar (SD) kepada korban. Orang tua korban, SA, menceritakan kejadian tersebut kepada wartawan pada Rabu (22/7/2026).
Menurut SA, anaknya saat itu hendak pergi ke warung untuk membeli es krim. Hal ini diketahui dari rekaman CCTV dan pengakuan anak. Pelaku kemudian menghampiri korban dan bertanya alamat SD. Korban pun menunjukkan arah yang dimaksud, lalu melanjutkan perjalanan. Namun, pelaku diam-diam mengikuti korban dari belakang.
"Di tengah jalan, ada yang nanya (pria bermotor) alamat SD. Sama anak dikasih tahu arahnya, si anak ini jalan lagi tapi ternyata diikutin," kata SA.
Pelaku Membawa Korban ke Lapangan Sepi
Pelaku kembali mendekati korban dan mengajaknya naik motor dengan alasan ingin ditunjukkan alamat yang dicari. Alih-alih menuju SD, pelaku justru membawa korban ke sebuah lapangan yang cukup sepi. Di lokasi tersebut, pelaku berhenti dan mulai bertanya kepada korban.
"Di lapangan berhenti, anak saya sempat ditanya sudah punya pacar apa belum, dijawab belum. Sudah itu anak saya dipeluk-peluk, anak saya bilang sih mau dipingsanin (dibuat pingsan), dibekap gitu," ujar SA.
Beruntung, entah karena apa, pelaku tiba-tiba kabur melalui jalan setapak di kebun, meninggalkan korban sendirian di lapangan. Korban kemudian pulang dan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya.
Polisi Selidiki Kasus, Orang Tua Belum Lapor
Polsek Bogor Tengah saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan percobaan penculikan tersebut. Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah, Ipda Budi Setiawan, mengatakan bahwa pihaknya telah memverifikasi kejadian tersebut dengan orang tua korban.
"Jadi sudah dikonfirmasi ke orang tuanya, kejadiannya benar ada, kemarin kejadiannya," kata Budi Setiawan saat dihubungi terpisah.
Meski demikian, hingga saat ini orang tua korban belum membuat laporan resmi ke polisi. Namun, penyelidikan tetap berjalan, termasuk penelusuran pemilik sepeda motor yang digunakan pelaku.
"Kita lagi penyelidikan dulu. Orang tua korban belum buat laporan, tapi sambil berjalan (pengumpulan informasi). Termasuk kita telusuri pemilik motornya," imbuh Budi.
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, beredar viral sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan momen dugaan percobaan penculikan tersebut. Video itu ramai diperbincangkan di media sosial. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengawasi anak-anak saat berada di luar rumah.



