Seorang pesepeda diduga menjadi korban pemerasan oleh dua orang pengendara motor di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur. Peristiwa itu terekam dalam video yang beredar luas di media sosial. Dalam video, tampak pelaku dengan sengaja menghadang korban dan mengklaim bahwa pesepeda tersebut telah menabraknya.
Kronologi Pemerasan
Dalam video yang dilihat detikcom, Rabu (22/7/2027), mulanya pesepeda melintas di bahu jalan. Dua pelaku yang berboncengan sepeda motor lalu menghadang korban. Pelaku yang dibonceng kemudian turun dan berteriak, "Elu yang salah, elu yang salah. Dia mau lurus, kenceng bang, gue mau belok."
Pelaku diduga sengaja menjatuhkan diri atau berpura-pura tertabrak saat pesepeda melintas. Ia kemudian ngotot meminta uang ganti rugi sambil menunjukkan lukanya. "Gue mau ganti rugi lah, gue berdarah," kata pemotor. Bahkan, dalam video terlihat pelaku bersikap arogan dan mendorong pesepeda hingga terjatuh. Beberapa orang di lokasi tampak berusaha melerai.
Polisi Selidiki Kasus
Kapolsek Makasar Kompol Sumardi mengatakan pihaknya sudah menyelidiki informasi tersebut. Namun, polisi belum mendapatkan identitas korban pesepeda. "Sudah dilakukan pengecekan ke lokasi sampai saat ini belum ketemu yang dirugikan," kata Sumardi saat dihubungi, Rabu (22/7/2026).
Pihak kepolisian mengimbau korban untuk membuat laporan polisi. Meski belum ada laporan, polisi tetap melakukan penyelidikan terkait informasi itu. "Kalau ada pihak yang dirugikan silahkan untuk buat laporan polisi," ujarnya.
Imbauan untuk Korban
Polisi mengimbau agar korban atau saksi yang mengetahui kejadian segera melapor ke kantor polisi terdekat. Dengan adanya laporan, polisi dapat menindaklanjuti kasus ini secara hukum. Kasus pemerasan dengan modus pura-pura tertabrak ini menjadi perhatian publik, terutama di kalangan pesepeda.



