Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana memastikan akan mengawal seluruh kebijakan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Ia menegaskan sinergi, pengawasan, dan penegakan hukum yang tegas namun humanis menjadi fokus utama dalam menjalankan tugas barunya.
Pernyataan Usai Pelantikan
Pernyataan itu disampaikan Asep usai dilantik bersama lima pejabat tinggi Kejaksaan Agung di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). Menurut Asep, pesan utama Jaksa Agung kepada para pejabat yang baru dilantik adalah memastikan seluruh program kerja dan arah kebijakan institusi berjalan sesuai target.
“Yang menjadi fokus tentu membantu Bapak Jaksa Agung melaksanakan seluruh arah kebijakan, rencana kerja, dan target-target yang telah ditetapkan,” kata Asep. Ia mengatakan, salah satu langkah yang akan diperkuat adalah sinergi dan koordinasi lintas bidang di lingkungan Kejaksaan Agung agar pelaksanaan tugas berjalan lebih efektif. “Kami diminta terus membangun sinergi dan koordinasi, termasuk di internal, untuk mendukung pelaksanaan tugas ke depan,” ujarnya.
Implementasi KUHP Baru
Selain itu, Asep menyebut implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru juga menjadi perhatian. Seluruh jaksa di Indonesia, kata dia, harus memiliki pemahaman yang utuh agar penerapannya di bidang pidana umum, pidana khusus maupun pidana militer berjalan sesuai ketentuan.
Pengawasan Diperketat
Tak hanya itu, pengawasan terhadap pelaksanaan tugas aparat kejaksaan juga akan diperketat. Asep mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) untuk memastikan setiap jaksa bekerja sesuai aturan dan kode etik. “Pengawasan akan terus dilakukan agar pelaksanaan tugas di lapangan sesuai ketentuan yang berlaku, menjunjung tinggi kode etik, sekaligus menjaga marwah Kejaksaan,” katanya.
Asep juga meminta dukungan masyarakat dan insan pers dalam menjalankan tugasnya. Menurut dia, tantangan penegakan hukum ke depan semakin besar seiring tingginya harapan publik terhadap kinerja Kejaksaan. “Kami ingin menghadirkan penegakan hukum yang tegas, tetapi tetap humanis, sehingga mampu memberikan pelayanan hukum yang terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.



