Siswi Tewas Tertabrak Truk Molen di Tangerang Akibat Jalan Berlubang yang Tergenang
Seorang siswi berinisial CRA (18) meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang tragis di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Insiden ini terjadi akibat kondisi jalan yang rusak dan tergenang air, yang menyebabkan korban terjatuh dari sepeda motornya sebelum terlindas oleh truk molen yang melintas di belakangnya.
Kronologi Kejadian yang Memilukan
Kecelakaan ini terjadi pada Jumat (13/2/2026), sekitar pukul 06.45 WIB, di wilayah Pasar Kemis. Lokasi tepatnya berada di depan PT Victory Chingluh, di mana jalan terlihat rusak di beberapa bagian. Genangan air yang menutupi lubang di jalanan diduga menjadi penyebab utama korban kehilangan kendali atas sepeda motornya.
"Hasil olah TKP di lokasi terdapat genangan air," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang, Ipda Rani Purbawa. Ia menjelaskan bahwa setelah terjatuh, korban langsung tertabrak dan terlindas oleh truk molen yang sedang melintas, bahkan sempat terjebak di kolong kendaraan berat tersebut.
Korban Meninggal Dunia di Tempat Kejadian
Akibat kecelakaan yang sangat parah ini, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). "Akibat peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP," tambah Ipda Rani Purbawa. Tim kepolisian kemudian mengevakuasi jasad korban ke RSUD Balaraja untuk proses lebih lanjut.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian untuk mengumpulkan informasi dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini. Investigasi ini bertujuan untuk menentukan tanggung jawab dan langkah pencegahan di masa depan.
Kondisi Jalan yang Memprihatinkan
Insiden ini menyoroti kembali masalah infrastruktur jalan yang sering kali diabaikan, terutama di area Kabupaten Tangerang. Jalan yang berlubang dan tergenang air tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara, seperti yang terjadi pada kasus tragis ini.
Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di kondisi cuaca hujan atau jalan yang rusak. Pihak berwenang didesak untuk segera melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.