Mahasiswi Yogyakarta Tunjukkan Keberanian dengan Kejar-Tabrak Penjambret HP
Seorang mahasiswi di Yogyakarta, Eviana (21), menunjukkan aksi pemberani dengan mengejar dan menabrak penjambret yang merampas handphone miliknya dari dashboard motornya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Menteri Supeno, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Senin (9/2) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kronologi Kejadian Penjambretan
Saat itu, Eviana tengah memboncengkan temannya, Yunda (22), dengan tujuan hendak ke Mirota di Jalan Menteri Supeno. Sesampainya di depan Hotel Grand Tjokro, pelaku berinisial WY (38) yang juga dikenal dengan alias Koko atau Siheng, mengendarai motor BeAT dan mendekati korban.
"Pelaku mengambil HP di dashboard depan motor bagian kiri, kemudian korban kabur, korban spontan mengejar pelaku," jelas Kapolsek Umbulharjo, AKP Hellga Dimas Prakosa, dalam konferensi pers yang digelar di Polsek Umbulharjo.
Aksi Kejar-Tabrak yang Berakhir dengan Jatuhnya Pelaku
Pelaku kemudian kabur ke arah Jalan Pakel Baru Selatan, memicu aksi kejar-kejaran yang intens. Eviana mengejar sambil meneriakkan 'maling-maling' untuk menarik perhatian warga sekitar. Ketika tiba di dekat SD Muhammadiyah Pakel, mahasiswi tersebut mengambil langkah drastis dengan menabrakkan motornya ke motor pelaku.
"Terjadi pengejaran, kemudian korban menabrakkan motornya ke motor pelaku, alhasil pelaku terjatuh. Pelaku sempat lari, kemudian ditangkap warga," papar Hellga lebih lanjut.
Kondisi Korban dan Tindakan Hukum
Menurut PS Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Brimastya Paramadhanys, baik Eviana maupun temannya, Yunda, tidak mengalami luka-luka dalam insiden ini. Sementara itu, pelaku WY mengalami luka gores akibat terjatuh.
Warga yang berada di sekitar lokasi dengan sigap mengamankan pelaku sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian. Penjambret tersebut kini dijerat dengan Pasal 476 KUHP yang mengancam hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp 500 juta.
Refleksi atas Kejadian dan Imbauan Keamanan
Peristiwa ini menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap tindak kejahatan di jalanan, terutama di area ramai seperti Yogyakarta. Meski aksi Eviana dinilai berani, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tetap memprioritaskan keselamatan dan segera melaporkan kejadian serupa kepada aparat.
Insiden ini juga menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara warga dan penegak hukum dapat efektif dalam menangani kasus kriminalitas sehari-hari.