Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Firewalk, Teriak Jamsostek Jaya
Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Firewalk, Teriak Jamsostek

Dilansir dari Kompas.com, sebuah video yang memperlihatkan calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan mengikuti pelatihan firewalk atau berjalan di atas bara api ramai beredar di lini masa media sosial. Dalam unggahan yang tersebar, tampak sejumlah peserta berjalan di atas bara api yang membara sambil meneriakkan yel-yel, "Jamsostek, Jamsostek, Jamsostek, Jamsostek Jaya."

Aksi yang tidak biasa ini langsung menyita perhatian warganet. Kehadiran dua anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mendampingi kegiatan tersebut semakin menambah keunikan dan memicu beragam komentar di berbagai platform media sosial.

Video Viral dan Jalannya Pelatihan

Dalam video yang beredar, terlihat para peserta mengikuti firewalk dengan antusias. Mereka berjalan tanpa alas kaki di atas hamparan bara api yang menyala. Setelah berhasil menyelesaikan tantangan tersebut, salah seorang peserta perempuan melaporkan bahwa dirinya telah berhasil menuntaskan aksi firewalk tersebut. Momen ini menjadi salah satu sorotan utama dalam video yang viral.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pelatihan firewalk sendiri sering digunakan dalam berbagai program pengembangan diri dan rekrutmen karyawan di Indonesia. Metode ini dipercaya mampu membangun mental, keberanian, serta keyakinan diri seseorang. Para peserta biasanya diminta untuk meyakini bahwa mereka mampu melewati rintangan yang tampak menakutkan, termasuk berjalan di atas bara api.

Mengenal Metode Firewalk

Secara historis, praktik berjalan di atas bara api telah dilakukan oleh berbagai budaya di dunia selama ribuan tahun. Pada era modern, firewalk diadopsi menjadi salah satu teknik pelatihan motivasi yang populer di kalangan korporasi. Para motivator menggunakan kegiatan ini untuk mengajarkan pengendalian pikiran dan pengelolaan rasa takut.

Meski terlihat ekstrem, para ahli fisika menjelaskan bahwa bara api memiliki konduktivitas panas yang rendah dibandingkan dengan logam. Hal tersebut memungkinkan seseorang melewati bara dengan cepat tanpa mengalami luka bakar, asalkan tidak berhenti di tengah jalan. Namun demikian, aktivitas ini tetap mengandung risiko sehingga memerlukan persiapan fisik dan mental yang matang.

Kehadiran Dua Anggota TNI

Dalam video yang tersebar, dua anggota TNI terlihat hadir dan mendampingi kegiatan pelatihan tersebut. Kehadiran mereka menimbulkan beragam tafsir di kalangan netizen. Sebagian menilai bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari upaya membentuk kedisiplinan dan ketangguhan peserta, sementara sebagian lainnya menganggapnya sebagai bentuk pengamanan acara.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak BPJS Ketenagakerjaan mengenai tujuan pasti dari pelatihan firewalk tersebut. Kompas.com telah memberitakan bahwa video ini viral di lini masa dan menjadi topik perbincangan hangat di masyarakat.

Proses Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan merupakan badan hukum publik yang bertugas menyelenggarakan program jaminan sosial bagi tenaga kerja di Indonesia. Sebagai salah satu badan usaha milik negara, BPJS Ketenagakerjaan memiliki proses seleksi calon pegawai yang ketat dan berjenjang. Pelatihan seperti firewalk diduga menjadi salah satu cara untuk menguji karakter dan ketahanan mental calon pegawai.

Sejumlah perusahaan BUMN memang kerap menggunakan metode pelatihan motivasi yang tidak lazim untuk menyaring individu yang dianggap tangguh dan memiliki integritas. Namun, metode semacam ini kerap menuai pro dan kontra karena dianggap tidak selalu relevan dengan kompetensi teknis yang dibutuhkan dalam pekerjaan.

Perbincangan di Media Sosial

Sejak video tersebut diunggah, beragam komentar membanjiri kolom unggahan. Kalimat "Jamsostek Jaya" yang diucapkan berulang kali oleh peserta menjadi salah satu sorotan. Sebagian warganet mendoakan keselamatan para peserta, sementara yang lain mempertanyakan efektivitas kegiatan semacam ini bagi calon pegawai di sektor administrasi dan pelayanan publik.

Peristiwa ini juga membuka diskusi tentang budaya pelatihan motivasi yang kerap mengundang perdebatan di Indonesia. Beberapa pihak menilai firewalk sebagai bentuk latihan mental yang sah, tetapi tidak sedikit yang menganggapnya berlebihan dan tidak perlu dilakukan dalam proses rekrutmen.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Video calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan yang melakukan firewalk ini menjadi bukti bahwa metode rekrutmen di institusi publik dapat mengambil bentuk yang beragam. Meskipun kontroversi menyertainya, antusiasme para peserta dalam menyelesaikan setiap tantangan terlihat jelas dari video yang beredar.

Publik kini menantikan klarifikasi lebih lanjut dari pihak BPJS Ketenagakerjaan untuk menjelaskan konteks dan tujuan kegiatan tersebut. Sementara itu, perbincangan di media sosial terus bergulir, menjadikan momentum ini sebagai bahan refleksi tentang cara instansi publik menjaring calon pegawai terbaiknya.