Warga Sambut Pelican Crossing Tendean, Harap JPO Segera Dibangun Lagi
Warga Sambut Pelican Crossing Tendean, Harap JPO Dibangun

Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah memasang penyeberangan jalan (pelican crossing) sementara di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, untuk menggantikan fungsi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sebelumnya rusak berat. Pemasangan ini dilakukan di bekas lokasi JPO Tendean yang sudah dibongkar. Warga sekitar menyambut baik kehadiran fasilitas ini, meski tetap berharap JPO dapat segera dibangun kembali.

Pelican Crossing Berjarak 30 Meter dari Bekas JPO

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (31/7/2026), pelican crossing berada sekitar 30 meter ke arah Barat dari bekas JPO Tendean. Zebra cross telah terpasang melintang di jalan. Pagar pembatas yang sebelumnya memisahkan dua jalur juga telah dibongkar di bagian pelican crossing tersebut. Selain itu, di antara dua jalur juga terpasang paving block sebagai pengaman pejalan kaki.

Lampu penyeberangan sudah terpasang di lokasi. Namun, saat dilakukan pemantauan, lampu tersebut belum beroperasi dan tengah dalam perbaikan oleh petugas. Meski begitu, warga mengaku kehadiran pelican crossing ini sangat membantu dibandingkan harus berjalan jauh ke titik penyeberangan lain.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Warga Sebut Pelican Crossing Bantu Aktivitas Sehari-hari

Salah seorang warga, Ningsih (52), mengatakan pemasangan pelican crossing sangat membantu warga sekitar. Dengan adanya fasilitas ini, warga tidak perlu lagi berjalan jauh ke titik penyeberangan lain yang berada di depan BPH Migas maupun di kolong Mampang Prapatan.

"Oh tetap perlu zebra cross-nya, gitu. Ya, udah jajalin di depan BPH Migas, terus di kolong yang depan Mampang Prapatan ya lumayan (jauh) dah," kata Ningsih saat ditemui di sekitar lokasi, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, akses penyeberangan sangat dibutuhkan karena banyak warga yang memerlukan akses ke Kantor Pos Mampang untuk membayar listrik hingga air PAM. "Ya banyak (yang) akses untuk ke kantor pos, untuk melakukan pembayaran rekening listrik, PAM, apa gitu ya kan melalui JPO," jelasnya.

Warga Tetap Khawatir dan Minta JPO Dibangun Lagi

Meski mengaku terbantu, Ningsih berharap JPO tetap segera dibangun kembali. Sebab, ia masih merasa khawatir ketika menyeberang menggunakan pelican crossing, terutama karena lalu lintas di Jalan Kapten Tendean cukup padat.

"Lebih bagus lagi diadakan lagi JPO gitu. Ya takut, ya kalau nggak ada JPO kan takut kejadian kecelakaan lalu lintas ya," katanya.

Hal yang sama disampaikan warga lain, Heni (40). Menurutnya, pelican crossing sangat membantu karena kawasan tersebut menjadi titik penyeberangan yang ramai. Ia menilai banyak orang yang menyeberang di lokasi, baik dari perkampungan, perkantoran, hingga proyek-proyek di sekitar.

"Ya alhamdulillah juga sih ngebantu orang kalau nyebrang. Masalahnya di sini banyak banget orang yang nyebrang, perkampungan ada, perkantoran, ada proyek-proyek. Ya ngebantu sih, walaupun emang mobilnya kenceng-kenceng. Mungkin karena masih baru," kata Heni ditemui di sekitar lokasi.

Heni juga menyampaikan harapan yang sama agar JPO segera dibangun kembali. Menurutnya, JPO sangat penting untuk keselamatan pejalan kaki, terutama anak-anak sekolah yang pulang sekolah.

"Harapannya tetap JPO. Biar anak-anak yang pulang sekolah bisa naik JPO lebih aman," ujarnya.

Fasilitas Sementara yang Perlu Dievaluasi

Pelican crossing sendiri merupakan fasilitas penyeberangan yang dilengkapi dengan lampu lalu lintas khusus pejalan kaki. Dengan adanya lampu ini, diharapkan pejalan kaki dapat menyeberang dengan lebih aman saat kendaraan berhenti. Namun, karena lampu masih dalam perbaikan, warga berharap petugas segera menyelesaikan perbaikan tersebut agar fungsi pelican crossing berjalan optimal.

Pemasangan pelican crossing ini menjadi solusi sementara ditengah proses pembangunan kembali JPO Tendean. Dinas Bina Marga DKI Jakarta diharapkan dapat mempercepat pembangunan JPO agar warga kembali memiliki fasilitas penyeberangan yang lebih aman dan nyaman, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga