Seekor sapi limosin mengamuk ketika hendak diikat di sebuah pohon di Jalan Alternatif Cibubur, Kecamatan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, sapi tersebut terperosok ke dalam parit sedalam tiga meter.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Saat itu, pemilik sapi berusaha mengikat hewan tersebut di pohon, namun sapi memberontak dan jatuh ke lubang pembuangan kotoran hewan kurban.
"Ketika sapi sedang ingin diikat ke pohon, sapi memberontak sehingga sapi terperosok ke pembuangan kotoran hewan kurban dengan kedalaman 3 meter," ujar Yudi pada Rabu, 27 Mei 2026.
Setelah menerima laporan dari warga lima menit kemudian, petugas Damkar segera menuju lokasi. Pemilik sapi kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Cileungsi untuk meminta bantuan evakuasi.
"Lalu pemilik sapi menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Sektor Cileungsi untuk meminta bantuan dilakukan evakuasi," bebernya.
Tak lama berselang, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung selama dua jam hingga akhirnya sapi berhasil dikeluarkan dari parit.
"Situasi akhir kondusif, sapi berhasil dievakuasi oleh tim. Evakuasi dilakukan selama dua jam," pungkas Yudi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para peternak untuk lebih berhati-hati saat menangani hewan kurban, terutama menjelang hari raya Iduladha.



