Ribuan jamaah mulai memadati kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, untuk melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah pada Rabu (27/5/2026) pagi. Para jamaah yang mayoritas mengenakan pakaian muslim bernuansa putih tampak berdatangan bersama keluarga melalui berbagai pintu masuk masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut. Sejak pagi, lantunan gema takbir sudah berkumandang di setiap penjuru masjid, baik melalui pengeras suara utama maupun dari para jamaah yang telah mengisi area saf.
Pengamanan Ketat di Masjid Istiqlal
Guna memastikan kelancaran arus masuk, sejumlah petugas gabungan dari TNI, Polri, serta tim pengamanan internal masjid disiagakan di beberapa titik krusial. Penjagaan ketat ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya penumpukan jamaah di area luar maupun dalam ruang utama masjid. Sesuai jadwal resmi, pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal akan dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Pada tahun ini, Ahmad Anshoruddin Ibrahim bertindak sebagai imam shalat, sementara Prof. Hamdan Juhannis bertugas sebagai khatib.
Wapres Gibran di Istiqlal, Presiden Prabowo di Prancis
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengonfirmasi bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pimpinan tinggi lembaga negara dijadwalkan menunaikan ibadah Salat Id di Masjid Istiqlal. "Insya Allah besok pagi kita akan merayakan Idul Adha bersama-sama dengan para petinggi negara yang lain. Wapres dan pimpinan tinggi lembaga negara tetap dijadwalkan melaksanakan rangkaian ibadah Idul Adha di Masjid Istiqlal," kata Nasaruddin Umar. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak merayakan Idul Adha di dalam negeri. Kepala Negara bertolak ke Prancis untuk kunjungan kerja sejak Senin (25/5/2026) malam. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menyampaikan bahwa rangkaian agenda kepresidenan di Paris masih berjalan, sehingga Presiden Prabowo akan menyesuaikan pelaksanaan ibadah Salat Id di sana. "Bapak Presiden semalam sudah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, yakni ke Prancis. Jadi tentu (salat Id) akan menyesuaikan karena hari Rabu masih ada di sana. Jadi tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Nanti kita tunggu saja," ujar Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (26/5/2026).



