Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkap data distribusi jumlah penduduk Indonesia berdasarkan 12 tanda zodiak. Data tersebut dipaparkan oleh Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026 sekaligus peluncuran Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026. Dalam pemaparannya, Teguh menyebut Cancer menjadi zodiak dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.
Cancer Mendominasi Populasi
“Yang terbanyak (zodiak penduduk Indonesia) adalah Cancer (bintang/zodiak),” ujarnya dikutip dari kanal YouTube Dukcapil Kemendagri, Senin (4/8/2026). Pernyataan ini menegaskan bahwa dari 12 zodiak, Cancer menempati posisi tertinggi dalam hal jumlah penduduk. Meski demikian, Teguh tidak merinci angka pasti jumlah penduduk untuk masing-masing zodiak dalam kesempatan tersebut.
Data Kependudukan Bersih
Peluncuran Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026 menjadi momen penting dalam transparansi data kependudukan. Data ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam berbagai kebijakan pemerintah, termasuk dalam bidang perencanaan pembangunan dan pelayanan publik. Dengan adanya data zodiak ini, pemerintah juga menunjukkan komitmennya dalam menyediakan data yang lengkap dan akurat bagi masyarakat.
Implikasi dan Manfaat Data
Data kependudukan yang lengkap, termasuk distribusi berdasarkan zodiak, dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan analisis demografi. Meskipun zodiak bukanlah indikator ilmiah utama, data ini dapat memberikan gambaran komposisi penduduk yang menarik bagi peneliti dan pemasar. Selain itu, publikasi data ini juga menjadi bentuk inovasi Dukcapil dalam menyajikan informasi kependudukan secara lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat.
Rakornas Dukcapil 2026 yang digelar secara nasional ini juga menjadi ajang koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan data kependudukan. Diharapkan dengan adanya data yang bersih dan akurat, berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.



