Platform kuliner global TasteAtlas baru saja merilis daftar kuliner terbaik dari Jawa Timur. Dua makanan ikonik asal wilayah tersebut, sate madura dan rawon, berhasil menempati posisi puncak dengan rating tertinggi. Hingga Rabu (29/7/2026), tercatat 666 rating yang masuk, namun hanya 372 rating yang diakui sah setelah proses penyaringan ketat.
Metodologi Penilaian TasteAtlas
Pemeringkatan TasteAtlas tidak sembarangan. Setiap rating yang masuk melalui proses verifikasi untuk memfilter bot dan penilaian yang dianggap terlalu patriotik atau berlebihan. Hal ini dilakukan agar hasil akhir benar-benar mencerminkan kualitas kuliner yang dinilai oleh audiens yang kredibel.
Dari 666 total rating yang terkumpul, hanya 372 yang lolos verifikasi. Ini berarti hampir setengah dari penilaian awal dianggap tidak valid. Langkah ini menunjukkan komitmen TasteAtlas dalam menjaga integritas data mereka.
Daftar 10 Besar Kuliner Jawa Timur
Berikut adalah daftar 10 besar kuliner Jawa Timur beserta ratingnya menurut TasteAtlas:
- Sate Madura – rating tertinggi, menjadi primadona.
- Rawon – menyusul di posisi kedua dengan rating yang hampir setara.
- Posisi ketiga hingga kesepuluh diisi oleh berbagai hidangan khas lainnya yang juga mendapat apresiasi tinggi.
Sayangnya, TasteAtlas tidak merinci secara detail nama-nama kuliner di posisi 3-10 dalam rilis ini. Namun, kehadiran sate madura dan rawon di puncak semakin mengukuhkan popularitas kedua hidangan tersebut di kancah kuliner internasional.
Dampak bagi Kuliner Jawa Timur
Pengakuan dari TasteAtlas ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jawa Timur. Sate madura yang terkenal dengan bumbu kacangnya dan rawon dengan kuah hitam khasnya kini semakin dikenal luas di dunia.
Menurut pengamat kuliner, penghargaan seperti ini dapat meningkatkan minat wisatawan untuk mencicipi langsung kuliner asli di daerah asalnya. Hal ini berpotensi mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Timur.
Selain itu, para pelaku usaha kuliner lokal diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk terus menjaga kualitas dan keaslian rasa, sehingga reputasi kuliner Jawa Timur tetap terjaga di mata dunia.



