Nama Anak Shinchan hingga Nobita Resmi Tercatat di Dukcapil
Nama Shinchan hingga Nobita Resmi Tercatat di Dukcapil

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkap fakta mengejutkan: banyak warga Indonesia yang secara resmi menggunakan nama tokoh anime Jepang sebagai identitas kependudukan. Data Dukcapil menunjukkan nama seperti Shinchan, Nobita, hingga Sasuke benar-benar tercatat sebagai nama resmi penduduk.

Data Dukcapil: Nama Anime yang Dipakai Warga

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, menyampaikan hal ini dalam siaran YouTube resmi Dukcapil pada Selasa (4/8/2026). Ia menegaskan bahwa data tersebut berdasarkan catatan kependudukan yang valid. "Ada nama-nama yang menggunakan tokoh animasi, ternyata orang tua yang suka animasi. Ini serius, saya bisa dituntut kalau bohong. Dirjen Dukcapil ini bicara atas dasar data kependudukan, tapi ternyata banyak," ujar Teguh.

Nama-nama tokoh anime yang digunakan beragam, mulai dari Nobita, Doraemon, Sasuke, hingga karakter utama One Piece, D. Luffy. Bahkan, ada orang tua yang menamai anaknya Shinchan, tokoh kartun yang dikenal nakal. "Ada yang namanya Nobita, Uzumaki, Sasuke, Naruto, Uchiha, Shinchan, ada yang namain Shinchan juga, Boruto, dan sebagainya. Suneo ada 8, (karakter) yang suka nangis itu," jelas Teguh.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Daftar Nama Anime Terbanyak di Indonesia

Berdasarkan data Dukcapil, berikut adalah nama-nama tokoh anime yang paling banyak digunakan sebagai nama penduduk Indonesia:

  • Uzumaki: 190 orang
  • Nobita: 181 orang
  • Sasuke: 158 orang
  • Naruto: 157 orang
  • Uchiha: 152 orang
  • D. Luffy: 79 orang
  • Shinchan: 65 orang
  • Boruto: 60 orang
  • Usopp: 37 orang
  • Inuyasha: 23 orang
  • Doraemon: 16 orang
  • Suneo: 8 orang

Nama Negara Juga Dipakai

Selain nama tokoh anime, Teguh juga mengungkap bahwa nama-nama negara turut dijadikan nama penduduk Indonesia. Misalnya, ada 28.818 penduduk bernama Oman, 12.288 bernama Yunani, 10.103 bernama Yaman, 7.127 bernama Suriah, 6.689 bernama Saudi, dan 3.562 bernama Iran. Selain itu, ada juga Rusia (2.082 penduduk), Timor (1.622), Ghana (1.511), dan Bahrain (1.325).

Mayoritas Penduduk Berzodiak Cancer

Data Dukcapil juga mengungkap fakta menarik tentang zodiak penduduk Indonesia. Ternyata, mayoritas penduduk Indonesia berzodiak Cancer. "Yang terbanyak kalau melihat jumlah ini adalah Cancer. Tadi kan baru setengah tahun, kalau Januari kan berarti ini. Tapi kalau satu tahun jumlah penduduk kita Cancer," kata Teguh. "Cancer bintangnya, tapi jangan sampai penyakitnya, zodiaknya. Disusul Taurus, Gemini dan sebagainya," tambahnya.

Berikut data lengkap jumlah penduduk berdasarkan zodiak:

  • Cancer (21 Jun-22 Jul): 34.784.044 penduduk
  • Taurus (20 Apr-20 Mei): 26.494.898 penduduk
  • Gemini (21 Mei-20 Jun): 26.081.653 penduduk
  • Capricorn (22 Des-19 Jan): 25.923.863 penduduk
  • Leo (23 Jul-22 Agu): 24.955.745 penduduk
  • Aries (21 Mar-19 Apr): 23.589.938 penduduk
  • Pisces (19 Jan-20 Mar): 22.531.343 penduduk
  • Virgo (23 Agu-22 Sep): 22.113.829 penduduk
  • Libra (23 Sep-22 Okt): 21.898.732 penduduk
  • Sagitarius (22 Nov-21 Des): 20.760.803 penduduk
  • Scorpio (23 Okt-21 Nov): 20.533.945 penduduk
  • Aquarius (20 Jan-18 Feb): 20.456.280 penduduk

129 Ribu Penduduk Lahir 29 Februari

Teguh juga mengungkap bahwa ada lebih dari 129 ribu penduduk Indonesia yang lahir pada 29 Februari. Artinya, mereka hanya merayakan ulang tahun setiap empat tahun sekali saat tahun kabisat. "Yang menarik ada lebih dari 129 ribu penduduk kita yang tidak pernah ulang tahun, adanya empat tahun. Ulang tahunnya empat tahun sekali. Dia lahir 29 Februari, dia ulang tahunnya empat tahun sekali, ada 129 ribu lebih," katanya.

Nama Berawalan Huruf X dan Q

Dukcapil juga menemukan keunikan pada nama penduduk Indonesia. Menurut Teguh, meski nama yang diawali huruf vokal seperti O atau U masih cukup banyak, ada pula warga yang memiliki nama berawalan huruf langka seperti X dan Q. "Yang menarik juga kalau huruf hidup vokal O, V, dan sebagainya wajar, tapi penduduk kita juga ada yang diawali dengan X. Ada yang Q. Kalau O banyak lah, U juga banyak. Itu sangat jarang di kita," ungkapnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga