Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Ini Tugasnya
Prabowo Bentuk URI, Ini Tugas Gubernurnya

Prabowo Lantik Gubernur URI, Donny Ermawan Ungkap Tugas Utama

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) pada Rabu (22/7). Dalam pernyataannya di Istana Negara, Donny menjelaskan bahwa URI bertugas menyiapkan calon pemimpin masa depan melalui pendidikan yang terintegrasi dari tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, hingga pemerintahan.

"Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan. Nah, beliau ingin mengkonsolidasikan, mengintegrasikan beberapa pendidikan yang sudah ada saat ini," kata Donny di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7).

URI Terintegrasi dengan Sekolah Unggulan Garuda dan LAN

Donny menyampaikan bahwa URI berkesinambungan dengan Sekolah Unggulan Garuda. Prabowo Subianto selanjutnya akan mendirikan kampus URI yang akan berintegrasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Ke depannya, URI akan mendirikan sebanyak 10 kampus.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Ini semua adalah terkait dengan pendidikan, pembinaan, penyiapan sumber daya manusia untuk ke depan, baik untuk pemerintahan ataupun untuk BUMN," ucap Donny.

Struktur Organisasi URI: Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan

Donny menjelaskan bahwa di bawah Gubernur URI terdapat Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang membawahi Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan Lembaga Administrasi Negara.

"Nah, Lembaga Administrasi Negara ini yang ada, sudah ada saat ini akan diintegrasikan tapi akan ditambahkan tugas dan fungsinya. Akan diperkuat. Kalau selama ini melaksanakan khususnya pembinaan untuk ASN, nantinya akan kita tambahkan juga untuk BUMN. Jadi penyiapan karyawan untuk BUMN juga akan dilaksanakan di Lembaga Administrasi Negara," ujar dia.

URI Mulai Berjalan, Latih 399 Pegawai Baru BUMN

Donny mengungkapkan bahwa URI saat ini sudah mulai berjalan dengan melatih dan membina 399 orang pegawai baru dari BUMN agar menjadi pemimpin berkarakter dan berintegritas. Pembiayaan URI sepenuhnya berasal dari APBN.

Kampus URI akan dibangun di Bogor, bekas lahan perkebunan sawit PTPN. Untuk sementara, aktivitas URI berlangsung di gedung Kementerian BUMN, Jakarta. Donny mengatakan kampus URI akan berjalan seperti kampus pada umumnya dengan lulusan bergelar sarjana.

Mensesneg: URI Adopsi Model Lembaga Pendidikan Kepemimpinan dari Negara Lain

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut menyatakan bahwa URI disiapkan untuk mencetak calon-calon pemimpin bangsa dengan mengadopsi model lembaga pendidikan kepemimpinan yang diterapkan di sejumlah negara. "Itu sudah kita persiapkan lama. Cuma, waktunya kan enggak pas lama. Nanti ada waktunya aku jelasin, detailnya. Jadi, belajar kayak beberapa negara itu punya lembaga-lembaga pendidikan yang emang khusus itu mempersiapkan calon-calon pemimpin," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Prasetyo mencontohkan Prancis yang memiliki École nationale d'administration (ENA), yang kini menjadi Institut National du Service Public (INSP), sebagai lembaga pendidikan bagi calon pejabat pemerintahan. "Semua pejabat pemerintahan, semua pejabat BUMN, bahkan pejabat gubernur, bupati itu harus masuk atau pernah mengikuti pendidikan itu, satu lembaga," kata dia.

Penguatan Wawasan Kebangsaan bagi Calon Pemimpin

Melalui model serupa, pemerintah berharap para calon pemimpin di Indonesia memiliki kemampuan teknis sekaligus wawasan kebangsaan yang kuat. "Sehingga diharapkan semua memiliki kemampuan secara teknis maupun yang paling penting itu wawasan kebangsaan. Kita ini semua menjalankan amanah untuk kepentingan kebangsaan dan negara," kata Prasetyo.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga