Duh! Pilot British Airways Keracunan Makanan Saat Terbangkan Pesawat
Pilot British Airways Keracunan Makanan di Udara

Tiga pilot maskapai British Airways mengalami gejala keracunan makanan saat bertugas di udara, setelah mereka transit di Hyderabad, India. Salah satu kopilot jatuh sakit dan tidak mampu melanjutkan tugasnya, sehingga harus menggunakan masker oksigen selama 10,5 jam penerbangan menuju Bandara Heathrow di London. Pesawat Boeing 777 tersebut berhasil mendarat dengan selamat di Inggris.

Kronologi Keracunan Pilot British Airways

Menurut laporan Daily Mail dan The Sun, Rabu (22/7/2026), insiden ini terjadi setelah para pilot sarapan bersama di lounge sebuah hotel di Hyderabad. Mereka diketahui meminum air kemasan yang disediakan oleh vendor luar. Dua pilot lainnya yang juga mengalami gejala keracunan masih mampu melanjutkan tugas dan berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat, namun gejala mereka semakin memburuk setelah pesawat mendarat.

Penyebab pasti keracunan belum diketahui. Tim medis sedang mengumpulkan dan menganalisis sampel untuk melacak sumber keracunan. Semua pilot telah mengajukan Laporan Keselamatan Penerbangan dan diminta memberikan sampel untuk membantu penyelidikan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Reaksi British Airways dan Serikat Pilot

Maskapai British Airways menegaskan bahwa keselamatan penumpang tidak terganggu. Dalam pernyataan resmi, mereka menyatakan: "Kesejahteraan rekan-rekan kami adalah prioritas utama, dan kami sedang meninjau akomodasi awak pesawat di lokasi ini menyusul adanya beberapa laporan kasus penyakit yang terisolasi." Mereka juga menambahkan: "Selama penerbangan, salah satu pilot kami mengalami gangguan kesehatan. Sesuai dengan prosedur yang berlaku, pesawat tetap melanjutkan penerbangan dengan aman hingga ke tujuan dan mendarat secara normal." British Airways menekankan bahwa keselamatan pelanggan dan awak pesawat adalah prioritas tertinggi dan tidak terganggu.

Namun, sumber internal dari serikat pilot Balpa mengungkapkan kegeraman karena sebelumnya telah ada "puluhan" keluhan mengenai masalah kebersihan di hotel tempat mereka menginap, yang tarifnya 130 Poundsterling (sekitar Rp 3 juta) per malam di Hyderabad. Akibat insiden ini, British Airways kini mengevaluasi pilihan hotel di kota tersebut.

Dampak dan Tindak Lanjut

Insiden keracunan ini tidak berdampak pada awak penerbangan lainnya. British Airways menyatakan bahwa mereka sedang meninjau akomodasi awak pesawat di Hyderabad untuk mencegah kejadian serupa. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan penyebab pasti keracunan, termasuk analisis sampel makanan dan air yang dikonsumsi para pilot.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga