Prabowo Ancam Larang Total Vape Jika Disalahgunakan untuk Narkoba
Prabowo Ancam Larang Total Vape Jika untuk Narkoba

Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi tegas terkait pengaturan rokok elektronik atau vape di Indonesia. Dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Lido, Bogor, Kamis (23/7/2026), Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago membacakan amanat Presiden yang menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap distribusi vape.

Instruksi Presiden untuk Pengetatan Tata Kelola Vape

Prabowo memerintahkan Kepala BNN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan POM, serta Direktur Jenderal Bea Cukai untuk segera merumuskan aturan baru yang lebih ketat. "Hari ini saya instruksikan kepada Kepala BNN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan POM, serta Direktur Jenderal Bea Cukai untuk segera duduk bersama dalam waktu singkat, rumuskan dan atur kembali secara ketat tata kelola niaga rokok elektronik di Indonesia," ujar Prabowo dalam sambutan yang dibacakan Djamari.

Ancaman Larangan Total Jika Disalahgunakan

Presiden menegaskan bahwa pengawasan harus dilakukan secara berlapis pada jalur impor dan distribusi vape. Prabowo tidak ragu untuk menerapkan pelarangan total jika vape terbukti lebih banyak risiko dan dijadikan pintu masuk narkotika baru. "Lakukan pengawasan berlapis pada jalur impor dan distribusinya. Jika hasil kajian bersama menunjukkan komoditas ini lebih banyak risikonya dan terus dijadikan pintu masuk narkotika jenis baru, saya perintahkan untuk tidak ragu-ragu menerapkan pelarangan total vape di Indonesia," sebutnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Keselamatan Rakyat sebagai Hukum Tertinggi

Menurut Prabowo, keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa penanggulangan narkoba tidak akan berhasil tanpa sinergi seluruh pihak. "Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi di negara ini. Salus populi suprema lex esto. Bapak dan Ibu peserta seluruh hadirin yang saya hormati, keberhasilan penanggulangan narkotika ini tidak akan tercapai tanpa adanya sinergi seluruh pihak," ujarnya.

Apresiasi untuk Sinergi Seluruh Pihak

Presiden menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pemangku kepentingan yang telah bergerak bersama dalam upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat. "Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pemangku kepentingan, baik kementerian dan lembaga di tingkat pusat, para kepala daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, pihak swasta, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bergerak bersama dalam upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberantas narkoba, termasuk melalui pengawasan ketat terhadap vape yang berpotensi disalahgunakan. Dengan sinergi lintas sektor, diharapkan Indonesia dapat mencapai target bebas narkoba.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga