Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam pemberantasan narkoba dengan meminta seluruh pihak mendukung penuh kebijakan dan program Badan Narkotika Nasional (BNN). Pernyataan itu disampaikan melalui amanat yang dibacakan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Lido, Bogor, Kamis (23/7/2026).
Prabowo: Perjalanan Masih Panjang, Dukung BNN Tanpa Kecuali
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa perjalanan pemberantasan narkoba masih panjang. Oleh karena itu, ia memerintahkan seluruh jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk mendukung penuh kebijakan dan program kerja BNN. "Saya memerintahkan kepada seluruh jajaran pemerintah, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah, untuk mendukung penuh tanpa kecuali seluruh kebijakan dan program kerja Badan Narkotika Nasional," kata Prabowo dalam sambutan yang dibacakan Djamari.
Larang Ego Sektoral, Semua Harus Satu Komando
Prabowo secara tegas melarang adanya ego sektoral dalam upaya pemberantasan narkoba. Ia mengingatkan bahwa semua pihak harus bergerak dalam satu visi untuk menyelamatkan rakyat Indonesia. "Saya tidak ingin mendengar ada ego sektoral, saya tidak mau ada yang acuh tak acuh terhadap ancaman ini. Semua harus bergerak dalam satu komando, satu visi untuk menyelamatkan rakyat Indonesia," tegasnya.
Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkoba. Hal ini penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika. "Mari kita jadikan momentum hari anti narkotika internasional 2026 untuk meningkatkan kewaspadaan kita, bentengi masa depan anak-anak kita dari ancaman narkotika, lindungi keluarga kita, dan bersihkan lingkungan kita dari segala bentuk peredaran gelap narkotika," ajaknya.
Kolaborasi untuk Putus Rantai Peredaran
Prabowo optimistis melalui kolaborasi berbagai pihak, rantai peredaran narkoba bisa diputus. Ia berharap Indonesia bersih dari narkoba dapat terwujud. "Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian yang tinggi, saya yakin kita mampu memutus rantai peredaran narkotika dan mewujudkan RI yang bersih dari narkotika," pungkasnya.
Peringatan HANI 2026 ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat sinergi dalam pemberantasan narkoba. Sebelumnya, Prabowo juga menyebut bahwa tanpa pemberantasan narkoba, Indonesia Emas justru akan menjadi Indonesia Cemas.



