Minat masyarakat terhadap sekolah kedinasan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini tidak lepas dari berbagai keuntungan yang ditawarkan, terutama biaya pendidikan yang gratis atau sangat terjangkau. Bahkan, lulusan dari sekolah-sekolah ini seringkali langsung mendapatkan jaminan untuk diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sebuah prospek karir yang sangat diminati di Indonesia.
Peluang Lebih Luas dengan Dua Sekolah Kedinasan Baru
Pada tahun 2026, peluang untuk masuk sekolah kedinasan dipastikan akan semakin terbuka. Pemerintah telah menyiapkan dua sekolah kedinasan baru yang akan beroperasi di bawah kementerian hasil pemekaran dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Institusi-institusi ini dirancang khusus untuk menghasilkan lulusan yang siap diangkat sebagai CPNS, memperkuat sistem birokrasi negara dengan tenaga kerja yang terlatih dan berkualitas.
Seleksi Sekolah Kedinasan: Dari 29 Sekolah ke Lebih Banyak Pilihan
Pada seleksi tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran sekolah kedinasan dibuka untuk 29 sekolah yang tersebar di tujuh kementerian dan lembaga pemerintah. Dengan penambahan dua sekolah baru ini, diharapkan jumlah pilihan bagi calon peserta akan bertambah, memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan beragam. Proses seleksi biasanya mencakup persyaratan ketat, termasuk tes akademik, kesehatan, dan wawancara, untuk memastikan hanya kandidat terbaik yang diterima.
Keberadaan sekolah kedinasan tidak hanya memberikan solusi bagi masalah biaya pendidikan tinggi, tetapi juga membantu mengurangi pengangguran dengan menyediakan lapangan kerja yang stabil di sektor publik. Bagi banyak keluarga, ini menjadi peluang emas untuk meraih masa depan yang lebih cerah tanpa terbebani biaya kuliah yang mahal.
Dengan demikian, antisipasi untuk tahun 2026 semakin tinggi, di mana calon peserta didorong untuk mempersiapkan diri sejak dini. Informasi lebih lanjut mengenai syarat, jadwal, dan daftar kampus biasanya diumumkan secara resmi oleh pemerintah melalui portal terkait, sehingga masyarakat disarankan untuk selalu memantau perkembangan terbaru.