Aksi pembakaran oleh pria misterius berhoodie terjadi di dua lokasi berbeda, yakni Cimahi dan Bandung, Jawa Barat, pada akhir pekan lalu. Polisi telah turun tangan menyelidiki insiden yang terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial ini.
Pembakaran Gerobak PKL di Cimahi
Di Cimahi, rekaman CCTV menunjukkan aksi seorang pria membakar gerobak pedagang kaki lima (PKL) yang disimpan di area ruko-ruko Jalan Ria, Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Peristiwa itu diduga terjadi pada Jumat (31/7). Dalam rekaman, terduga pelaku mengenakan sweater berhoodie yang menutupi kepala sambil menggendong tas ransel. Ia mendekati gerobak yang ditutup terpal biru dan membakar bagian terpal tersebut.
Api sempat membesar, namun tidak sampai melalap habis gerobak milik pedagang bakso, dimsum, dan ayam goreng. Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan pihaknya telah menerima informasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Sudah diterima informasinya, sudah ditindaklanjuti oleh anggota dengan mengecek dan olah TKP. Kami sedang melakukan penyelidikan," kata Gofur awal pekan ini.
Sriyono (45), pemilik gerobak bakso, mengaku peralatannya tidak rusak parah karena api keburu dipadamkan warga. "Kalau gerobak saya enggak sampai kebakar, cuma terpalnya saja. Kalau yang punya tukang dimsum dan ayam, itu sebagian kebakar. Terpalnya hangus, sudah dibuang katanya," ujar Sriyono, Senin (3/8). Ia baru tahu kejadian itu Sabtu pagi saat hendak berjualan. "Saya tahunya Sabtu pagi, pas mau mulai jualan. Saya juga kurang tahu kenapa sampai ada yang mau membakar gerobak saya, mudah-mudahan pelakunya segera tertangkap," tambahnya.
Agung Kurniawan, pemilik gerobak dimsum dan ayam goreng, juga mengaku tidak mengenal pelaku. "Untung keburu ketahuan, kalau enggak mungkin sudah habis kebakar. Yang kebakar itu bagian depannya sama terpal penutup gerobak," katanya.
Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung
Sementara itu, di Bandung, aksi serupa terjadi pada Minggu (2/8) dini hari. Seorang pria berhoodie hitam dan ransel membakar bendera Merah Putih yang dipasang di depan rumah warga di Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir. Aksi tersebut terekam CCTV dan viral di media sosial. Kapolsek Andir Kompol Triyono Raharja mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. "Kita masih lakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut," ujarnya, Senin (3/8).
Dalam video yang beredar, pelaku berjalan di sebuah gang dan langsung membakar bendera dengan korek gas. Api tidak membesar karena berhasil dipadamkan warga yang melintas. Pemilik rumah, Mia (61), bersyukur api tidak merambat ke rumahnya. "Iya (lokasi kejadian), kejadian Minggu subuh," kata Mia. Ia menambahkan, "Kalau enggak ada orang pasti [api merambat] ke rumah." Polisi dari Polsek Andir telah datang ke lokasi untuk pemeriksaan.
Belum dapat dipastikan apakah pelaku di Bandung dan Cimahi adalah orang yang sama atau kelompok yang berbeda. Polisi masih mengumpulkan bukti dan saksi-saksi untuk mengungkap motif di balik aksi pembakaran ini.



