Penemuan Jenazah Bayi Perempuan di Teras Klinik Tangsel, Polisi Selidiki Terduga Pelaku
Jenazah Bayi Perempuan Ditemukan di Teras Klinik Tangsel

Penemuan Mengejutkan di Teras Klinik

Warga Pondok Aren, Tangerang Selatan, digegerkan dengan penemuan jenazah bayi perempuan di teras sebuah klinik pada Rabu pagi, 29 Juli 2026. Bayi yang diduga baru lahir itu ditemukan oleh seorang perawat klinik sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo membenarkan penemuan tersebut.

"Ditemukan bayi dalam keadaan sudah meninggal dunia di teras klinik, perempuan (jenis kelaminnya)," ujar Boy Jumalolo dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa kondisi bayi menunjukkan tanda-tanda kelahiran baru, dengan tali pusar yang masih menempel dan bekas darah.

Kondisi Bayi dan Temuan Awal

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan beberapa jam sebelum ditemukan. "Baru lahir, masih ada tali pusarnya sama ada darah-darah semacamnya ya," ungkap Kapolres. Saat ini, jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, termasuk kain dan sisa-sisa darah. Tim identifikasi dari Polres Metro Tangerang Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan petunjuk lebih lanjut.

Pemeriksaan Terduga Pelaku

Pihak kepolisian telah mengantongi satu orang terduga yang diduga meninggalkan bayi tersebut. Saat ini, terduga masih diperiksa secara intensif. "Untuk sementara memang ada yang diduga yang meninggalkan, lagi diproses lagi diambil keterangan ya. Masih terduga ya, masih kita dalami terus," beber Boy Jumalolo.

Identitas terduga belum diungkap secara detail karena masih dalam tahap penyelidikan. Polisi juga tengah memeriksa rekaman CCTV di sekitar klinik untuk memastikan kronologi kejadian.

Saksi dan Kronologi Penemuan

Jenazah pertama kali diketahui oleh seorang perawat klinik yang datang untuk membuka tempat praktik. "Itu kan di teras klinik itu, lalu ada saksi, ada dua orang saksi itu melaporkan kejadian kepada petugas kepolisian Polsek itu," tutur Kapolres. Kedua saksi saat ini telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyidikan.

Penemuan ini sontak mengejutkan warga sekitar. Beberapa warga mengaku tidak mencium kejadian mencurigakan sebelumnya. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor.

Upaya Penyelidikan Lebih Lanjut

Polres Metro Tangerang Selatan bersama Polsek Pondok Aren terus mendalami kasus ini. Langkah selanjutnya meliputi pemeriksaan forensik, analisis DNA, dan penelusuran riwayat medis jika ada. "Kami akan bekerja sama dengan pihak klinik dan rumah sakit untuk mengidentifikasi siapa pelaku dan motif di balik pembuangan bayi ini," ujar Boy Jumalolo.

Kasus penemuan bayi ini bukan yang pertama di wilayah Tangerang Selatan. Beberapa waktu lalu, kasus serupa juga terjadi di kawasan Bogor. Polisi mengingatkan bahwa membuang bayi adalah tindak pidana yang diancam hukuman berat berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak.

Masyarakat diharapkan dapat lebih peduli dan segera melapor jika menemukan kejadian serupa. Saat ini, jenazah bayi masih di rumah sakit menunggu proses lebih lanjut dari pihak berwajib.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga