Polres Siak mengungkap dugaan penyebab kematian seorang mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Riau (Unri), Raja Adil Siregar, yang ditemukan tewas di semak belukar samping RSUD Tengku Rafian. Hasil pemeriksaan psikologi forensik menunjukkan korban mengalami tekanan psikologis berat yang dipicu oleh masalah finansial dan beban pendidikan PPDS.
Kronologi Penemuan dan Olah TKP
Korban, yang berinisial ACL, sebelumnya dilaporkan hilang oleh istrinya sejak Senin (13/7). Setelah pencarian, ia ditemukan tak bernyawa di semak belukar sekitar lima meter dari pagar luar RSUD Tengku Rafian Siak. Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam posisi terlentang, dengan sebuah tas berisi perlengkapan medis di dekatnya.
Rekaman CCTV menunjukkan korban berjalan seorang diri menuju lokasi kejadian pada malam sebelum ditemukan. Dalam rekaman, tidak terlihat adanya orang lain yang mendampingi korban, memperkuat dugaan bahwa tidak ada pihak lain yang terlibat.
Hasil Autopsi dan Pemeriksaan Forensik
Hasil autopsi mengungkap adanya bekas suntikan pada punggung tangan kiri korban. Namun, memar di kepala bukanlah penyebab kematian. Luka-luka lain pada tubuh merupakan luka pasca kematian akibat aktivitas serangga. Temuan ini menunjukkan bahwa korban kemungkinan besar menggunakan obat-obatan anestesi yang dikuasainya sebagai peserta PPDS Anestesi.
"Sebagai peserta PPDS Anestesi, korban juga memiliki pengetahuan dan akses terhadap obat-obatan anestesi yang kemudian menjadi faktor yang mempermudah tindakan bunuh diri. Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam korban," kata Raja Kosmos, dilansir detikSumut, Selasa (4/8/2026).
Tekanan Finansial dan Pinjaman Online
Pemeriksaan psikologi forensik mengungkap korban mengalami tekanan psikologis yang berasal dari tekanan finansial hingga beban pendidikan PPDS. "Ada juga ditemukan riwayat utang pinjaman online dan penggunaan uang berlebihan untuk suatu kegiatan," tambah Kosmos.
Temuan ini menunjukkan bahwa korban terjerat pinjaman online (pinjol) dan memiliki pengeluaran yang tidak wajar, yang memperberat kondisi mentalnya. Kombinasi antara tekanan akademik PPDS yang tinggi dan masalah keuangan diduga menjadi pemicu utama tindakan nekat tersebut.
Dampak dan Imbauan
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesehatan mental, terutama bagi mahasiswa program pendidikan dokter spesialis yang rentan mengalami stres. Pihak kampus dan keluarga diharapkan lebih peka terhadap tanda-tanda depresi dan memberikan dukungan yang memadai.
Bagi masyarakat yang mengalami gejala depresi atau memiliki kecenderungan bunuh diri, disarankan segera berkonsultasi dengan psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental. Bantuan profesional dapat mencegah tragedi serupa.



