Kesaksian Korban KMP Mutiara Sentosa: Terombang-ambing 5 Jam di Laut
Kesaksian Korban KMP Mutiara Sentosa: Terombang-ambing 5 Jam

Seorang penyintas kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Arya (23), mengaku terombang-ambing di laut selama lima jam sebelum akhirnya dievakuasi oleh kapal tanker Pertamina. Peristiwa tragis ini terjadi di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026), dan menewaskan lima orang dari total 234 penumpang.

Detik-Detik Mencekam di Atas Kapal

Arya, seorang sopir ekspedisi asal Palu, Sulawesi Tengah, sedang menikmati sarapan di atas kapal rute Surabaya-Makassar ketika suasana berubah menjadi chaos. Teriakan seorang penumpang tentang mobil yang terbakar memicu kepanikan massal. Sendok di tangannya langsung berhenti menyuap.

"Iya, katanya mobilnya kebakar. Jadi semua udah panik mau turun. Mau turun ke bawah udah enggak bisa," kata Arya saat ditemui di posko terpadu di Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tanpa berpikir panjang, Arya dan penumpang lain bergegas mencari pelampung. Nasi sarapannya dibiarkan begitu saja. Setelah mengenakan pelampung, ia berlari ke dek depan, tetapi api terus membesar dan menjalar ke haluan. "Depannya sudah mau kebakar, sudah panas," ujarnya.

Melihat situasi yang kian tak terkendali, Arya memutuskan melompat ke laut bersama puluhan penumpang lainnya. "Iya, semua penumpang sudah siap pelampung," katanya.

Terombang-ambing di Laut dan Pertolongan yang Datang

Selama lima jam, Arya hanya mengandalkan pelampung untuk bertahan di tengah laut. Ia mengaku pasrah dan hanya bisa berharap bantuan datang. "Pasrah saja. Kalau bisa diselamatkan, Alhamdulillah," tuturnya.

Harapan itu akhirnya terkabul ketika sebuah kapal tanker Pertamina mendekat. Arya bersama 11 penyintas lainnya dievakuasi dari laut, kemudian dipindahkan ke KRI Nala-363. "Mendapat pertolongan dari kapal Pertamina. Di situ kita ada 12 orang. Dari kapal Pertamina kita dioper ke KRI Nala-363," jelasnya.

Setelah itu, Arya dibawa ke posko terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, dan tiba pada Senin dini hari.

Kesaksian Reza: Asap Pekat dan Lompat ke Laut

Korban lain, Reza, mengaku sedang sarapan di dek 2 ketika kebakaran terjadi. Mendengar teriakan dan melihat kepanikan, ia langsung meninggalkan makanannya untuk mencari pelampung. "Terus aku juga lari turun ke dek enam itu. Terus asapnya udah full di bawah, Pak. Udah full. Aku naik ke atas lagi untuk ambil pelampung," ujarnya.

Reza sempat mencari sepupunya, tetapi asap yang semakin pekat memaksanya terus bergerak menuju haluan. Dalam situasi genting, ia akhirnya melompat ke laut. "Iya aku lompat (ke laut)," katanya. Ia kemudian diselamatkan oleh kapal yang melintas dan dievakuasi ke Terminal GSN, Pelabuhan Tanjung Perak.

Kronologi dan Data Resmi dari SAR

KMP Mutiara Sentosa II dilaporkan terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026). Kapal dengan rute Surabaya-Makassar tersebut mengangkut sekitar 250 orang penumpang saat insiden terjadi, namun data resmi menyebutkan total 234 orang.

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan informasi awal kebakaran diterima dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Satu menit kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran selaku operator kapal memberikan konfirmasi. "Kapal Penumpang Mutiara Sentosa 2 Rute Surabaya-Makasar dengan POB sekitar 250 orang terbakar," kata Nanang dalam laporannya.

Nakhoda sempat melaporkan kebakaran terjadi di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB, namun komunikasi kemudian terputus. Tim SAR bergerak cepat melakukan koordinasi. Pada pukul 08.30 WIB, SAR berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk memastikan posisi kapal. Koordinasi berlanjut dengan Pos SAR Sumenep dan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget.

Hasil komunikasi dengan Kapal Meratus Project 3 pada pukul 09.45 WIB memastikan posisi KMP Mutiara Sentosa 2 berada 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi. "Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan," ucap Nanang.

Hingga Senin (3/8/2026) pukul 08.40 WIB, total 234 penumpang KMP Mutiara Sentosa II dilaporkan. Sebanyak 229 orang selamat, sedangkan lima orang meninggal dunia. Proses evakuasi dan identifikasi korban terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga