Kesaksian Juru Parkir soal Penemuan Jenazah Sutrimo di Klinik Jaksel
Juru Parkir Bersaksi soal Jenazah Sutrimo di Klinik Jaksel

Seorang juru parkir bernama Deni memberikan kesaksian terkait penemuan jenazah pria bernama Sutrimo di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7) lalu. Deni mengaku melihat korban dalam kondisi berbusa dari hidung atau mulut ketika pertama kali menyadari adanya kerumunan di sekitar lokasi.

"Waktu saya lihat itu berbusa dari hidung saja apa dari mulut kali, ya? enggak tahu soalnya dari jauh," kata Deni kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/7). Ia menambahkan bahwa dirinya tidak pernah melihat atau berbincang dengan korban sebelum peristiwa tersebut terjadi.

Kondisi Klinik yang Sudah Lama Tutup

Deni menjelaskan bahwa bangunan Klinik Mordent sudah lama tidak beroperasi. Menurut pengamatannya, klinik tersebut telah tutup sekitar satu tahun sehingga tidak ada lagi aktivitas keluar masuk pengunjung maupun kendaraan. "Sudah kosong. Enggak ada aktivitas. Mobil juga enggak pernah masuk, paling motor," ucapnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ia mengaku baru mengetahui adanya penemuan jenazah setelah bangun tidur sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, sudah banyak orang berkerumun di sekitar lokasi. Deni melihat jenazah berada di pelataran bagian dalam pagar klinik dan telah ditutupi selembar sprei. Tak lama kemudian, ambulans datang untuk mengevakuasi korban.

Meskipun berada di sekitar lokasi, Deni mengaku tidak mengetahui siapa yang pertama kali menemukan korban maupun pihak yang menghubungi ambulans.

Penyelidikan Polisi dan Barang Bukti

Sementara itu, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan petunjuk di lokasi. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar area klinik.

Berdasarkan pantauan di lokasi, polisi mulai membuka garis kuning yang terpasang di pagar klinik pada pukul 13.11 WIB. Sejumlah personel Labfor mengenakan pakaian hitam memasuki halaman dalam klinik. Mereka membawa sejumlah barang bukti berupa kotak hitam, bantal dengan sprei hijau, dan sejumlah barang dalam plastik bening.

Polisi juga membuka pintu masuk klinik dan menuntaskan olah TKP pada pukul 14.13 WIB. Suasana klinik tampak sepi dan dipenuhi daun kering, menandakan bangunan tersebut sudah lama tidak dirawat. Sejumlah awak media menanti kabar terbaru terkait perkembangan kasus ini.

Keterangan Resmi Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/7), menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, korban ditemukan tergeletak di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru. Polisi masih mendalami penyebab kematian Sutrimo dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga