Drone Israel Tembak Kendaraan di Gaza, 2 Tewas
Drone Israel Tembak Kendaraan di Gaza, 2 Tewas

Serangan udara Israel kembali menelan korban jiwa di Jalur Gaza. Sebuah drone (pesawat tanpa awak) Israel menembakkan rudal ke sebuah kendaraan di barat daya Kota Gaza, Palestina, pada Selasa (4/8/2026) waktu setempat. Akibat serangan tersebut, dua orang dilaporkan tewas di tempat.

Kronologi Serangan Drone di Gaza

Menurut laporan kantor berita Wafa yang dikutip Al Jazeera, serangan rudal terjadi di jalan pantai dekat Masjid Martir Khalil al-Wazir di lingkungan Sheikh Ajlin. Lokasi tersebut berada di kawasan padat penduduk, sehingga warga sekitar langsung berhamburan saat ledakan terdengar.

Selain dua korban tewas, sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka segera dievakuasi ke Rumah Sakit al-Shifa untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak militer Israel mengenai serangan tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pasukan Israel Juga Serbu Nablus

Pada malam harinya, pasukan Israel kembali melakukan operasi di Tepi Barat. Mereka menyerbu wilayah timur Kota Nablus dengan pengawalan ketat. Dalam penyerbuan itu, terdengar suara tembakan keras diselingi letupan gas air mata yang ditembakkan ke arah warga.

Sebuah iring-iringan kendaraan militer Israel yang didampingi buldoser terlihat menerobos masuk ke daerah tersebut. Tujuan utama operasi ini adalah untuk mengamankan jalur masuknya pemukim Israel ke area Makam Yusuf, sebuah situs yang dianggap suci oleh umat Yahudi dan Muslim.

Korban Luka di Nablus

Direktur Pusat Darurat dan Ambulans Bulan Sabit Merah di Nablus, Amjad Ahmad, mengonfirmasi bahwa tim medis sempat merawat seorang wanita berusia 56 tahun yang terjatuh dari ketinggian saat penyerbuan berlangsung. Wanita tersebut mengalami cedera cukup serius dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Amjad Ahmad juga menyebutkan bahwa situasi di Nablus masih tegang, dan timnya siaga untuk mengevakuasi korban jika terjadi eskalasi lebih lanjut. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa dalam insiden di Nablus.

Reaksi Internasional

Serangan ini memicu kecaman dari berbagai pihak. Sebelumnya, Mesir dan sejumlah negara lain telah mengutuk serangan terbaru Israel di Gaza sebagai pelanggaran hukum internasional. Mereka mendesak masyarakat internasional untuk segera bertindak menghentikan kekerasan yang terus berulang di wilayah Palestina.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Israel terkait kecaman tersebut. Situasi di lapangan masih terus dipantau, dan warga Palestina berharap ada tekanan internasional untuk mengakhiri agresi ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga