Dokter Internship Tewas di Apartemen Kalibata, Polisi Selidiki Motif
Dokter Internship Tewas di Apartemen Kalibata

Area parkir sepeda motor Tower Sakura, Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, kini kembali normal setelah menjadi lokasi tewasnya seorang dokter internship berinisial SZM. Garis polisi yang sempat terpasang telah dibersihkan, dan aktivitas di lokasi berjalan seperti biasa sejak Senin pagi. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu, 26 Juli 2026, sekitar pukul 13.19 WIB.

Kondisi TKP dan Pembersihan

Pantauan di lokasi menunjukkan area parkir motor di sisi kiri Tower Sakura tampak sepi. Hanya sedikit orang yang keluar masuk untuk memarkir kendaraan. Seorang pekerja di lokasi yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa pembersihan dilakukan segera setelah olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai. "Sudah dibersihin. Kemarin langsung dibersihin sama pihak polisi," katanya kepada Liputan6.com, Selasa (28/7/2026).

Gedung Tower Sakura merupakan salah satu menara hunian di kawasan Apartemen Kalibata City yang dihuni ratusan penghuni. Akses langsung ke area parkir dan koneksi ke kawasan komersial membuat lokasi ini cukup ramai, meskipun area parkir motor relatif sepi dibandingkan gedung lain.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Peristiwa

Dokter SZM ditemukan meninggal dunia setelah diduga melompat dari lantai 18 apartemen. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengungkapkan bahwa korban tinggal bersama ibunya di unit tersebut. Sebelum kejadian, ibu korban mengajaknya pergi ke mal, namun ajakan itu ditolak. Korban memilih tetap di apartemen. "Korban tinggal berdua sama ibunya. Saat itu ibunya mengajak pergi ke mal, tetapi korban tidak mau dan tetap di unit," kata Mansur saat dihubungi, Senin (27/7/2026).

Setelah ibunya pergi, korban mengunci pintu dari dalam. Tak lama kemudian, ia diduga melompat dari jendela apartemen. Mansur menambahkan, korban sempat tersangkut di balkon sebelum akhirnya jatuh ke area parkir. Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Motif dan Dampak Lebih Luas

Polisi masih menyelidiki motif di balik aksi nekat tersebut. Sementara itu, kasus kematian dokter internship seperti ini bukan yang pertama. Menurut data yang dirangkum dalam infografis Liputan6, setidaknya enam dokter internship telah meninggal sejak Februari 2026. Angka ini memicu keprihatinan publik dan mendorong DPR untuk meminta pengungkapan fakta di balik kematian para dokter muda tersebut.

Di lokasi kejadian, situasi kini telah pulih. Tidak ada lagi tanda-tanda yang mengingatkan pada peristiwa tragis itu. Para pekerja dan penghuni apartemen berharap agar pihak berwenang dapat mengungkap penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga