Polres Metro Jakarta Pusat memeriksa seorang pria bernama Evan (37) terkait hilangnya atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay. Evan adalah calon suami Jesslyn. Kuasa hukum Evan, Andi Darti, mengungkapkan bahwa Evan telah dimintai keterangan pada Selasa (21/7/2026) dan saat ini fokus mencari keberadaan Jesslyn.
Calon Suami Diperiksa, Fokus pada Keselamatan Jesslyn
"Kemarin calon suami Jesslyn didengarkan keterangannya di Polres. Dan Evan selaku calon suami saat ini fokus untuk memastikan keberadaan dan keselamatan Jesslyn," kata Andi Darti, Rabu (22/7/2026). Hingga kini, Evan belum mendapatkan informasi pasti mengenai keberadaan Jesslyn.
Polisi telah memperoleh data manifes penerbangan yang menunjukkan Jesslyn terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, pada 14 Juli 2026, sehari setelah dugaan penculikan. Namun, Evan belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut. Andi Darti menduga ada perencanaan di balik hilangnya Jesslyn, meski hal itu masih perlu dibuktikan.
Rencana Pernikahan dalam Waktu Dekat
Andi Darti mengungkapkan bahwa Evan dan Jesslyn berencana menikah dalam waktu dekat. Jesslyn telah tinggal sendiri di apartemen kawasan Pluit selama 10 bulan terakhir, setelah keluar dari rumah orang tuanya. "Barang-barang pribadi korban masih di apartemen. Nah, di situ udah hampir 10 bulan dia tinggal di situ. Nah, si Jesslyn ini itu juga dalam waktu dekat juga akan segera menikah dengan Evan," ujar Darti.
Manifes Penerbangan ke Kuala Lumpur
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkapkan bahwa Jesslyn terbang ke Kuala Lumpur pada 14 Juli 2026, berdasarkan manifes penerbangan yang diterima. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyatakan, "Tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan J."
Dugaan penculikan dilaporkan terjadi pada Senin (13/7) malam saat Jesslyn menghadiri acara ulang tahun keluarga di Jakarta Pusat. Keesokan harinya, ia terbang ke Kuala Lumpur bersama dua orang, salah satunya ayahnya. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), namun tidak ditemukan rekaman CCTV di lokasi.
Pelapor Cabut Laporan, Proses Penyelidikan Berlanjut
Pihak kepolisian menyebut bahwa pelapor telah mencabut laporan dugaan penculikan tersebut. Meski demikian, proses penyelidikan masih terus berjalan. Polisi masih mendalami kasus ini dan mencari keterangan lebih lanjut dari berbagai pihak terkait.



