Dubai Tawarkan Diskon Rp 14,6 Juta ke Warga yang Datangkan Turis
Dubai Tawarkan Diskon Rp 14,6 Juta ke Warga Datangkan Turis

Pemerintah Dubai meluncurkan program insentif bernama 'A Dubai Invite' yang memberikan diskon dan penawaran khusus senilai 3.000 Dirham (setara Rp 14,6 juta) kepada penduduk yang berhasil mengajak teman dan keluarga untuk berwisata ke kota tersebut. Program ini diumumkan melalui akun media sosial X oleh kantor media Emirat Dubai pada Rabu (22/7/2026).

Latar Belakang Peluncuran Program

Program ini diluncurkan di tengah konflik Timur Tengah yang berkecamuk selama berbulan-bulan dan berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata Uni Emirat Arab (UEA). Meskipun Dubai dikenal sebagai destinasi utama dengan 19,5 juta wisatawan tahunan, perang antara Amerika Serikat dan Iran yang meletus pada akhir Februari lalu telah merusak citra kawasan Teluk sebagai kawasan yang stabil.

UEA sendiri mengalami dampak langsung berupa serangan rudal dan drone Iran yang menghantam sejumlah hotel, termasuk di kawasan Palm dan resor ikonik Burj Al Arab. Akibatnya, banyak wisatawan melarikan diri di tengah puncak musim liburan musim dingin.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Detail Program 'A Dubai Invite'

Menurut pengumuman resmi, "Departemen Ekonomi dan Pariwisata Dubai meluncurkan 'A Dubai Invite', yang mengajak para penduduk untuk menjadi duta kota dengan menyambut orang-orang terkasih mereka di Dubai." Program ini berlangsung mulai 20 Juli hingga 31 Oktober 2026. Penduduk yang berpartisipasi dapat mendaftarkan nama orang yang diundang melalui situs web pemerintah untuk menikmati manfaat senilai lebih dari 3.000 Dirham, termasuk akomodasi hotel, makan malam, dan tiket tempat wisata.

Musim panas biasanya menjadi masa sepi kunjungan wisatawan di UEA karena suhu ekstrem hingga 50 derajat Celsius. Namun, sejak gencatan senjata yang rapuh berlaku pada awal April, jumlah wisatawan mulai meningkat perlahan. Meski demikian, pihak industri pariwisata mengungkapkan kepada AFP bahwa hotel-hotel sebagian besar masih mengandalkan tamu lokal.

Dampak Perang terhadap Pariwisata Dubai

Dubai selama ini dikenal sebagai 'tempat bermain' bagi kalangan kaya dan ternama dunia. Namun, eskalasi konflik terbaru telah membuat sektor pariwisata terpuruk. Serangan Iran tidak hanya merusak infrastruktur hotel, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran keamanan yang membuat wisatawan asing enggan datang. Program diskon ini diharapkan dapat memulihkan jumlah kunjungan dengan memanfaatkan jaringan pribadi penduduk Dubai.

Dengan cuaca panas yang menyengat, program ini juga menjadi strategi untuk menarik pengunjung di luar musim ramai. Pemerintah Dubai optimistis insentif ini akan meningkatkan okupansi hotel dan menghidupkan kembali sektor pariwisata yang lesu akibat perang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga