Tangis Keluarga Warnai Pemakaman Terduga Pencuri Ayam di Tabanan
Tangis Keluarga di Pemakaman Terduga Pencuri Ayam

Isak tangis keluarga mewarnai prosesi pemakaman KD, seorang pria yang tewas dikeroyok massa setelah diduga mencuri ayam aduan di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Polres Tabanan telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan tersebut.

Prosesi Pemakaman Penuh Haru

Suasana pilu saat pemakaman KD terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Kepala Desa Sidetapa, I Made Sutama, mengungkapkan bahwa KD meninggalkan tiga orang anak. Anak sulung sudah berkeluarga, anak kedua duduk di kelas 1 SMA, dan anak bungsu masih kelas 1 SD. "Anaknya ada tiga. Satu masih sekolah SD dan satu masih sekolah SMA yang paling besar sudah menikah," kata Sutama saat dihubungi pada Minggu (26/7). Sutama mengaku ikut bersedih saat menjemput jenazah, terutama ketika melihat repsi sedih dari anak-anak korban.

Keluarga Ikhlas dan Tak Tuntut Hukum

Meskipun kehilangan seorang ayah, keluarga KD memilih untuk mengikhlaskan kepergiannya. Mereka menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak berencana menempuh langkah hukum terkait pengeroyokan yang menyebabkan kematian KD. "Kemarin pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian (almarhum). Karena terus terang saja dalam hal ini sudah menganggap musibah," ujar Sutama. Sikap ikhlas ini menjadi sorotan di tengah duka yang mendalam.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Polisi Tetapkan Lima Tersangka

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan tersebut. "Terduga pelaku diketahui warga saat diduga melakukan pencurian seekor ayam milik warga setempat," kata Iptu Wiwik pada Minggu (26/7). Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk identifikasi terduga pelaku. Polisi juga tidak hanya menyelidiki dugaan pencurian ayam, tetapi juga peristiwa pengeroyokan yang berujung pada kematian KD.

Kronologi Kejadian

Insiden pengeroyokan terjadi pada Jumat (24/7) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. KD tepergok oleh warga saat diduga mencuri seekor ayam aduan. Massa yang emosi kemudian melakukan pengeroyokan hingga KD tewas di tempat. Motor yang digunakan KD pun ikut dibakar oleh massa. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus main hakim sendiri yang masih sering terjadi di Indonesia. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak bertindak di luar hukum dan menyerahkan kasus kepada aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum terhadap lima tersangka masih berlangsung. Polres Tabanan terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap secara tuntas peristiwa tersebut. Sementara itu, keluarga korban berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga