Seorang pedagang martabak mini di Tangerang mengalami nasib nahas ketika tertidur di samping gerobaknya. Tas selempang berisi uang tunai Rp100 ribu, empat unit telepon genggam, jam tangan, KTP, dan kartu ATM raib digondol maling. Salah satu HP tersebut rencananya akan dijadikan kado untuk anaknya.
Kronologi Pencurian Terekam Kamera
Aksi pencurian terjadi di kawasan Kreo, Larangan, Kota Tangerang, bukan di Pesanggrahan Jakarta Selatan seperti informasi awal. Dalam rekaman video yang viral di media sosial, tampak korban sedang terlelap di dekat gerobak. Dua pria berboncengan sepeda motor tiba di lokasi. Salah satu pelaku turun, berjalan mendekati korban, dan saat situasi aman langsung mengambil tas selempang milik korban lalu kabur bersama rekannya.
Video tersebut langsung menarik perhatian publik dan polisi. Kompol Seala Syah Alam, bersama jajarannya, mendatangi korban setelah mengetahui viralnya video itu. “Saya beserta jajaran menemui pedagang martabak mini yang menjadi korban pencurian. Kami memberikan tali asih dan berjanji akan mengungkap kasus ini dengan berkolaborasi bersama Polsek Ciledug karena lokasi kejadian berada di wilayah Kreo, Larangan, Tangerang,” kata Seala, Rabu (29/7/2026).
Kerugian Besar Korban
Menurut Seala, kerugian yang dialami korban cukup signifikan. “Kerugiannya berupa tas selempang berisi uang Rp 100 ribu, empat unit HP termasuk yang akan dijadikan kado untuk anak beliau, jam tangan, KTP, dan kartu ATM,” jelasnya. Total kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah, terutama karena nilai empat ponsel dan barang pribadi lainnya.
Polisi Buru Pelaku dengan CCTV
Polisi kini berkoordinasi dengan Polsek Ciledug untuk memburu pelaku yang terekam dalam video. Petugas telah mengecek tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi. “Kami mengecek TKP untuk mendapatkan barang bukti selanjutnya melalui CCTV maupun rekaman di sekitar TKP, dan berkolaborasi dengan Polsek Ciledug. Kepada pelapor, korban dan saksi-saksi, petugas telah kita kirim foto video pengecekan lokasi,” tandas Seala.
Kasus ini menjadi perhatian warga Tangerang dan sekitarnya, mengingat modus pencurian yang memanfaatkan kelengahan korban saat berdagang hingga larut malam. Polisi mengimbau para pedagang untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, terutama saat beristirahat.



