Pohon Durian 20 Meter Tumbang Timpa Rumah dan Kabel Listrik di Bogor
Pohon Durian 20 Meter Tumbang Timpa Rumah di Bogor

Sebuah pohon durian setinggi 20 meter roboh di permukiman padat penduduk di Bogor Utara, Kota Bogor, pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Pohon dengan diameter 40 sentimeter itu tumbang menimpa atap rumah warga dan kabel listrik, sehingga akses jalan setempat sempat tertutup.

Peristiwa ini pertama kali diketahui dari laporan warga yang melihat pohon besar di lingkungan mereka ambruk secara tiba-tiba. Saat kejadian, pohon durian tersebut sedang berbuah lebat. Dahan-dahannya yang besar dipenuhi buah durian, sebagian di antaranya diikat dengan tali plastik oleh pemiliknya untuk mengamankan buah dari jatuh.

BPBD: Pohon Lapuk Jadi Penyebab Tumbang

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengonfirmasi bahwa penyebab utama robohnya pohon durian tersebut adalah kondisi batang yang sudah lapuk. Hal ini disampaikannya saat dihubungi awak media pada hari yang sama.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Kejadian ini mengakibatkan pohon jenis durian tinggi 20 meter, diameter 40 sentimeter tumbang, menimpa rumah dan menutup akses jalan setempat, serta menimpa kabel," ujar Dimas. Ia menambahkan, "Penyebab pohon tumbang, dikarenakan pohon sudah lapuk."

Tidak ada faktor cuaca ekstrem yang mempercepat tumbangnya pohon. Pohon tersebut diketahui sudah berumur tua dan bagian dalam batangnya sudah keropos, sehingga tidak mampu menopang beban dahan yang penuh dengan buah durian.

Evakuasi Selesai, Jalan Kembali Normal

Begitu menerima laporan, tim BPBD Kota Bogor segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan. Proses evakuasi berjalan lancar dan kondusif, melibatkan petugas BPBD serta perangkat kelurahan setempat.

"Assessment dan penanganan pohon tumbang sudah selesai dilakukan. Jalan warga sudah bisa dilalui kembali. Penanganan berjalan lancar dan kondusif. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut," jelas Dimas dalam keterangannya.

Atap rumah yang tertimpa pohon mengalami kerusakan yang cukup parah. Beruntung, saat kejadian tidak ada penghuni yang berada di bagian rumah yang tertimpa, sehingga tidak menjadi korban.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya perawatan pohon-pohon besar yang berada di dekat permukiman. Warga diimbau untuk proaktif melaporkan pohon yang terlihat tidak sehat atau berpotensi tumbang kepada pihak berwenang, terutama menjelang musim hujan.

BPBD Kota Bogor juga mengingatkan agar warga tidak menanam pohon berbuah besar terlalu dekat dengan rumah, serta rutin memangkas dahan yang lebat untuk mengurangi risiko pohon roboh.

Hingga saat ini, tidak ada laporan lanjutan mengenai dampak lain dari kejadian tersebut. Pemerintah kota memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap pohon-pohon berisiko tinggi lainnya di wilayah Bogor Utara dan sekitarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga