Nanik S Deyang Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya

Nanik S Deyang secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (22/7/2026). Keputusan ini dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

Konfirmasi Pengunduran Diri

Menurut Dirgayuza, Nanik telah berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum mengambil keputusan untuk mundur. “Ibu Nanik sudah menyampaikan secara langsung kepada Presiden dan memohon izin untuk mengundurkan diri,” ujar Dirgayuza dalam keterangan resmi.

Alasan di Balik Mundurnya Nanik

Hingga saat ini, alasan spesifik di balik pengunduran diri Nanik belum diungkap secara detail. Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa faktor pribadi dan kesehatan menjadi pertimbangan utama. Nanik sendiri telah menjabat sebagai Kepala BGN sejak awal pembentukan lembaga tersebut pada tahun 2024.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengunduran diri ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Nanik dikenal sebagai sosok yang gigih dalam memperjuangkan program gizi nasional. Di bawah kepemimpinannya, BGN berhasil menurunkan angka stunting sebesar 5 persen dalam dua tahun terakhir.

Dampak dan Tindak Lanjut

Dengan mundurnya Nanik, pemerintah akan segera mencari pengganti untuk memimpin BGN. Dirgayuza menegaskan bahwa Presiden Prabowo akan menunjuk pejabat sementara dalam waktu dekat. “Proses pergantian akan dilakukan sesuai dengan mekanisme yang berlaku, dan kita berharap tidak ada gangguan dalam program-program BGN,” tambahnya.

Langkah ini menjadi perhatian publik karena BGN memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Program prioritas seperti pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita di daerah tertinggal menjadi fokus utama lembaga ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga