Catat! 19 Taman Nasional dan 9 Taman Wisata Alam Ditutup Sementara Saat Libur Lebaran 2026
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah memastikan kesiapan Taman Nasional (TN) dan Taman Wisata Alam (TWA) dalam menghadapi periode libur Idul Fitri dan Nyepi 2026. Sebanyak 19 TN, 9 TWA, dan 2 Suaka Margasatwa akan ditutup sementara sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan pengunjung dan memastikan kelestarian lingkungan tetap terjaga selama libur panjang ini.
Dalam rapat koordinasi daring bersama jajaran TN dan TWA, Menhut Raja Antoni menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengedepankan prinsip zero waste dan zero accident. Ia meminta agar informasi mengenai penutupan ini disampaikan secara jelas kepada masyarakat luas melalui media sosial resmi.
Daftar Taman Nasional yang Ditutup
Berikut adalah daftar 19 Taman Nasional yang akan ditutup sementara:
- Pulau Sumatera: TN Batang Gadis (21-22 Maret 2026, alasan hari raya), TN Bukit Barisan Selatan (25 Mei 2025 - belum ditentukan, perbaikan sarpras), TN Way Kambas (17 Januari - 31 Mei 2026, pemeliharaan sarpras).
- Pulau Jawa: TN Bromo Tengger Semeru (kawasan Gunung Semeru: 1-31 Desember 2026, revitalisasi ekosistem; kawasan Gunung Bromo Tengger: 19-20 Maret, hari raya), TN Gunung Gede Pangrango (1 Januari-12 April 2026, faktor cuaca ekstrem), TN Alas Purwo (20-21 Maret 2026, hari raya), TN Baluran (20-22 Maret 2026, hari raya), TN Gunung Merapi (21 Maret 2026, hari raya dan status siaga), TN Gunung Merbabu (19-22 Maret 2026, hari raya), TN Gunung Halimun Salak (19 Desember 2025 - 31 Maret 2026, perbaikan ekosistem).
- Bali dan Nusa Tenggara: TN Gunung Rinjani (1 Januari - 31 Maret 2026, perbaikan ekosistem), TN Tambora (24 Desember 2025 - 30 April 2026, aktivitas gunung), TN Mutis Timau (10 Maret - 5 April 2026, cuaca ekstrem).
- Pulau Kalimantan: TN Kutai (20-21 Maret 2026, hari raya), TN Gunung Palung (17 Januari 2023 - 31 Desember 2026, perbaikan sarpras), TN Kayan Mentarang (18 Maret - 5 April 2026, pengelolaan habitat).
- Pulau Sulawesi: TN Rawa Aopa Watumohai (20-21 Maret 2026, hari raya), TN Gandang Dewata (28 Desember 2025 - 22 Maret 2026, perbaikan pendakian jalur).
- Maluku dan Papua: TN Manusela (Mei 2025 - belum ditentukan, perbaikan ekosistem).
Daftar Taman Wisata Alam dan Suaka Margasatwa yang Ditutup
Selain itu, 9 Taman Wisata Alam dan 2 Suaka Margasatwa juga akan ditutup:
- Pulau Sumatera: TWA Gunung Permisan (18-24 Maret 2026, hari raya), TWA Gunung Marapi (tidak disebutkan periode, status gunung Level III), TWA Malino (28 Desember 2025 - 22 Maret 2026, perbaikan pendakian jalur).
- Pulau Jawa: TWA Batu Gamping (20-22 Maret 2026, hari raya), TWA Guci (21 Desember 2025 - 12 Desember 2026, revitalisasi objek wisata), Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang (tidak disebutkan periode, cuaca ekstrem).
- Bali dan Nusa Tenggara: TWA Sangeh, Panelokan, Danau Buyan/Tamblingan, Gunung Batur (18-20 Maret 2026, hari raya).
- Pulau Kalimantan: TWA Padang Luwai (1 Maret - 30 April 2026, pemulihan habitat anggrek), Suaka Margasatwa Kelian (1 Maret - 30 April 2026, pemulihan habitat).
- Maluku dan Papua: TWA Klamono (18-24 Maret 2026, kondisi keamanan), TWA Beriat (18-24 Maret 2026, kondisi keamanan).
Penutupan sementara ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, sekaligus untuk menghindari lonjakan pengunjung yang berpotensi melebihi kapasitas kawasan. Selain faktor hari raya, beberapa kawasan juga ditutup karena pertimbangan pemulihan ekosistem dan keselamatan.
Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi melalui media sosial Kementerian Kehutanan sebelum berkunjung selama periode libur ini.



