15 Gajah Mati di Taman Nasional Amboseli Diduga Akibat Pestisida pada Tomat
15 Gajah Mati di Amboseli Diduga karena Pestisida

Lima belas gajah ditemukan mati dalam sebulan terakhir di Taman Nasional Amboseli, Kenya, yang terkenal akan kawanan gajahnya. Investigasi awal mengungkapkan bahwa kematian tersebut diduga disebabkan oleh konsumsi tomat yang terkontaminasi pestisida sangat kuat.

Kronologi Kematian Gajah

Kematian terjadi di Taman Nasional Amboseli, dekat perbatasan Tanzania, yang merupakan rumah bagi beberapa kawanan gajah paling terkenal di Afrika. Investigasi awal menemukan bahwa hewan-hewan tersebut telah menelan pestisida. Juru bicara Layanan Margasatwa Kenya, Duncan Juma Wanyama, menyatakan, "Zat beracun... yang sangat mematikan, sangat berbahaya. Dan setiap kali gajah mengonsumsinya, itu memengaruhi paru-paru dan hati mereka."

Penyelidik menduga gajah-gajah tersebut memakan tomat yang terkontaminasi dengan "pestisida yang sangat kuat," kata Wanyama. Tomat ditemukan di perut beberapa gajah dari kawanan yang sama. Gajah-gajah itu mungkin tertarik pada tanaman mentah yang tumbuh di pertanian terdekat. Investigasi masih berlangsung, dan belum jelas apakah keracunan itu tidak disengaja atau disengaja.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Temuan di Lapangan

Setidaknya satu gajah mati di lahan pertanian tempat tomat ditanam. Gajah-gajah lain terhuyung-huyung menuju sumber air sebelum mati beberapa hari kemudian, meskipun telah dirawat oleh dokter hewan. Sembilan gajah betina dan anak-anaknya, bersama dengan seekor gajah jantan dewasa, menunjukkan gejala serupa, termasuk kelumpuhan sebagian yang membuat mereka tidak dapat berdiri.

Lima bangkai yang tersisa sudah terlalu membusuk atau telah dimakan oleh hewan pemakan bangkai, sehingga para penyelidik tidak dapat menentukan penyebab kematiannya. Petugas satwa liar sekarang sedang memeriksa apakah petani lain di daerah tersebut menggunakan bahan kimia yang sama.

Dampak dan Langkah Selanjutnya

Amboseli terkenal di dunia karena kawanan gajahnya dan lanskap savananya, dengan Gunung Kilimanjaro terlihat di seberang perbatasan di Tanzania. Kematian massal ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan satwa liar dan penggunaan pestisida di sekitar taman nasional. Layanan Margasatwa Kenya terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga