Rumah Ambruk di Lahore Tewaskan 11 Anggota Satu Keluarga
Rumah Ambruk di Lahore Tewaskan 11 Anggota Satu Keluarga

Sebuah rumah di Lahore, Pakistan timur, ambruk akibat hujan monsun lebat pada Rabu malam, menewaskan 11 orang yang semuanya berasal dari satu keluarga. Menurut Asisten Komisaris Amir Butt, keenam anggota keluarga lainnya yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit dan dalam kondisi stabil. Tim penyelamat terus menyisir puing-puing di lingkungan padat penduduk tersebut untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak.

Kesaksian Warga

Ali Ahmed, seorang warga yang tinggal di dekat rumah ambruk, menceritakan momen mengerikan tersebut. "Kami dikejutkan oleh suara keras seperti ledakan pada malam sebelumnya. Kemudian kami melihat satu bagian bangunan ambruk dari satu sisi, sementara dua bagian di sisi lain juga runtuh ke lantai dasar. Beberapa saat kemudian, orang-orang mulai berteriak dan menjerit," ujarnya. Ia menambahkan bahwa warga setempat langsung berupaya membantu menggali puing-puing dengan tangan kosong sebelum tim penyelamat tiba.

Dampak Banjir Monsun

Insiden ini menambah daftar panjang korban akibat musim monsun di Pakistan. Menurut angka resmi badan penanggulangan bencana nasional, sejak 26 Juni, total 121 orang tewas akibat insiden terkait banjir, termasuk tenggelam dan runtuhnya rumah. Lebih dari 200 desa di provinsi Punjab dan Sindh dilaporkan terendam, dengan ribuan hektar lahan pertanian rusak. Pemerintah setempat telah mendirikan tenda pengungsian dan mendistribusikan bantuan makanan, namun akses ke daerah terpencil masih terhambat oleh genangan air.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perubahan Iklim Memperparah Monsun

Meskipun monsun musiman Asia Selatan membawa curah hujan yang diandalkan petani untuk irigasi, perubahan iklim membuat fenomena ini semakin tidak menentu dan mematikan. Para ahli meteorologi mencatat bahwa intensitas hujan di wilayah Lahore tahun ini dua kali lipat dari rata-rata 10 tahun terakhir. Pola cuaca ekstrem seperti ini diprediksi akan semakin sering terjadi, meningkatkan risiko bencana seperti tanah longsor dan banjir bandang.

Desa Terendam di Sekitar Lahore

Banjir akibat hujan monsun lebat juga menenggelamkan sekitar selusin desa di dekat Lahore minggu ini. Warga terpaksa mengungsi menggunakan perahu melewati ladang yang berubah menjadi hamparan air luas. Seorang petani bernama Muhammad Aslam mengatakan, "Kami kehilangan semua tanaman padi dan gandum. Air naik begitu cepat, kami hanya sempat menyelamatkan diri dan beberapa ternak." Pemerintah provinsi Punjab telah mengerahkan tim penyelamat tambahan dan mendirikan dapur umum di lokasi pengungsian.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga