Puasa Qadha Ramadan 2026: Panduan Lengkap Waktu, Niat, dan Tata Cara Pelaksanaannya
Puasa Qadha Ramadan 2026: Panduan Waktu dan Tata Cara

Puasa Qadha Ramadan 2026: Panduan Lengkap untuk Menyempurnakan Ibadah

Widhia Arum Wibawana - detikNews, Sabtu, 28 Maret 2026 11:41 WIB. Bulan Ramadan telah berakhir, namun bagi sebagian umat Islam, kewajiban ibadah belum sepenuhnya tuntas. Mereka yang tidak dapat berpuasa karena alasan tertentu seperti sakit, perjalanan jauh (safar), atau uzur lainnya, diwajibkan untuk mengganti puasa tersebut. Ibadah pengganti ini dikenal sebagai puasa qadha Ramadan. Lalu, kapan waktu yang tepat dan bagaimana cara melaksanakannya dengan benar?

Puasa qadha merupakan bagian penting dalam menyempurnakan ibadah Ramadan. Dianjurkan untuk segera ditunaikan agar tidak menumpuk hingga Ramadan berikutnya, sehingga kewajiban agama dapat terpenuhi dengan baik. Berikut ini penjelasan mendetail mengenai waktu pelaksanaan, bacaan niat, serta tata cara puasa qadha, berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Waktu Pelaksanaan Puasa Qadha

Puasa qadha Ramadan dapat dilaksanakan di luar bulan Ramadan, tepatnya setelah Hari Raya Idulfitri. Waktu pelaksanaannya dimulai sejak tanggal 2 Syawal hingga sebelum memasuki Ramadan tahun berikutnya. Penentuan tanggal 2 Syawal 1447 Hijriah bergantung pada penetapan Idulfitri oleh otoritas yang berwenang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Berdasarkan keputusan pemerintah melalui sidang isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama, 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Dengan demikian, 2 Syawal 1447 H bertepatan dengan Minggu, 22 Maret 2026. Sementara itu, Muhammadiyah melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 menetapkan 1 Syawal 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026, sehingga 2 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Umat Islam sangat dianjurkan untuk segera mengganti puasa yang ditinggalkan agar kewajiban dapat terpenuhi dengan cepat. Ketentuan ini sejalan dengan ajaran dalam Al-Qur'an, yang menyatakan bahwa orang yang tidak berpuasa karena uzur wajib menggantinya pada hari lain ketika sudah mampu melaksanakan puasa. Puasa qadha dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun di luar Ramadan, namun sebaiknya tidak ditunda hingga mendekati Ramadan berikutnya untuk menghindari beban yang berlebihan dan menjaga ketertiban dalam menunaikan ibadah.

Bacaan Niat Puasa Qadha

Niat puasa qadha dibaca pada malam hari hingga sebelum terbit fajar, mirip dengan niat puasa wajib Ramadan. Niat ini menjadi elemen krusial karena membedakan puasa qadha dari puasa sunnah lainnya. Berikut adalah bacaan niat puasa qadha Ramadan:

  • Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى
  • Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an qadha'i fardhi ramadhana lillahi ta'ala.
  • Artinya: Saya niat puasa esok hari untuk mengganti puasa wajib Ramadan karena Allah Ta'ala.

Niat tersebut dapat disesuaikan dengan jumlah hari puasa yang akan diganti, asalkan niat dalam hati tetap dihadirkan untuk menunaikan qadha Ramadan dengan ikhlas.

Tata Cara Pelaksanaan Puasa Qadha

Pelaksanaan puasa qadha pada dasarnya sama dengan puasa Ramadan. Umat Islam perlu memenuhi rukun dan syarat puasa agar ibadahnya sah. Berikut tata cara lengkapnya:

  1. Berniat puasa qadha pada malam hari sebelum fajar tiba.
  2. Melaksanakan sahur sebagai sunnah untuk menguatkan tubuh dalam beribadah.
  3. Menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
  4. Menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti berkata kasar atau berbuat maksiat.
  5. Berbuka puasa tepat saat matahari terbenam dengan makanan atau minuman yang halal.

Puasa qadha dapat dilakukan secara berturut-turut atau terpisah sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing individu. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi umat Islam dalam menunaikan kewajiban tanpa merasa terbebani.

Dengan memahami panduan ini, diharapkan umat Islam dapat melaksanakan puasa qadha dengan benar dan tepat waktu, sehingga ibadah Ramadan menjadi sempurna dan diterima oleh Allah SWT.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga