Siang itu, Selasa (14/4/2026), Ahmad Arif Nugroho dengan sabar menemani para tamu yang mengikuti wisata edukasi di kebun budidaya jamur milik Jejamuran Resto di Pandowoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sambil menenteng megafon, ia memandu rombongan yang antusias mempelajari berbagai jenis jamur.
Lokasi dan Koleksi Jamur
Kebun budidaya tersebut berada sekitar 3 kilometer dari restoran utama, di sebuah lahan lapang yang dinaungi pepohonan rindang. Suasana sejuk dan asri menambah kenyamanan para pengunjung selama mengikuti tur edukasi.
Menurut Ahmad, di lokasi tersebut terdapat sekitar 34 jenis jamur yang dibudidayakan. Semua jamur ditanam di dalam ruangan karena tidak membutuhkan fotosintesis. Ia menjelaskan satu per satu spesies yang ada, mulai dari jamur tiram, jamur merang, hingga jamur kuping.
Proses Budidaya Jamur
Para tamu tidak hanya diajak melihat, tetapi juga belajar tentang proses budidaya jamur, mulai dari persiapan media tanam, pemeliharaan, hingga panen. Hal ini memberikan pengalaman langsung yang berharga bagi pengunjung, terutama anak-anak dan pelajar.
Wisata edukasi ini menjadi salah satu daya tarik utama Jejamuran Resto, yang dikenal sebagai restoran dengan menu berbasis jamur. Dengan adanya kebun budidaya, pengunjung dapat melihat langsung bahan baku yang digunakan dalam masakan mereka.



